Asia Cemaskan Makanan Impor Dari Jepang

1 komentar 12 views

SINGAPURA – Para konsumen di Hongkong, Singapura, dan Sydney saat ini merasa cemas akan produk makanan yang berasal dari Jepang. Mereka khawatir, produk makanan tersebut tercemar radiasi.

“Sebelum gempa bumi, saya selalu membeli bahan makanan dari Jepang hampir setiap hari, khususnya bawang Jepang yang menjadi favorit saya. Sekarang, saya lebih memilih membeli barang yang diimpor dari Korea, Australia, dan Selandia Baru,” cerita Yuko Kojima, 40 tahun, yang ditemui di APITA grocery and department store di Hongkong.

Yuko tidak sendirian. Saat ini, para konsumen di Asia memang tengah mempertanyakan tingkat keamanan makanan yang berasal dari Jepang. Konsumen, termasuk warga Jepang yang tinggal di luar negeri, terus menunggu pengumuman dari pemerintah yang sudah mulai melarang impor makanan dari Jepang karena khawatir terkontaminasi radiasi.

Bagi May Saito, 36 tahun, kecemasan akan radiasi juga berarti memperhatikan dengan teliti label dan kandungan bahan makanan. “Belakangan ini, saya selalu memperhatikan informasi pada label yang tertera di makanan,” jelasnya.

Sekadar informasi, saat ini Singapura dan Australia sudah mengikuti jejak AS dan Hongkong dalam melarang impor makanan dari Jepang pada minggu ini. Singapura misalnya, melarang impor makanan berupa susu, buah dan sayuran, daging, hingga makanan laut.

Kebijakan ini dilakukan menyusul ditemukannya bahan radioaktif di sejumlah sayuram dengan level tiga kali lebih banyak dari yang diperbolehkan. (ko/ara)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Asia Cemaskan Makanan Impor Dari Jepang"