Arus Balik, 93 Nyawa Melayang

Tidak ada komentar 10 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Berdasarkan data rekapitulasi posko Operasi Ketupat Semeru Polda Jatim, tercatat untuk kecelakaan lalu lintas pada arus mudik dan balik hingga H +4 untuk kejadian lakalantas, turun 99 kasus.

Tahun lalu tercatat 704, tahun ini 605.

Korban meninggal dunia tahun lalu 113 jiwa, tahun ini 93 jiwa.

Sedangkan untuk korban luka berat 105, luka ringan 876 dan kerugian materiil Rp 642 juta.

“Alhamdulillah secara umum trus menunjukkan penurunan. Baik kejadian maupun korban jiwa,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setyono.

Menurut Kombes Pol Awi Setyono, untuk faktor kecelakaan masih didominasi oleh human error.

“Kita akan lakukan upaya secara simultan agar kejadian dan korban dapat terus diminimalisir,” ujarnya. Rabu (14/08).

Sementata itu, untuk anatomi Lakalantas, korban masih didominasi oleh pekerja swasta sebanyak 59%, usia 16-20th 25%, sedangkan pelaku pekerjaan swasta 63%, umur 16-20th 18%, kendaraan sering terjadi R2 79%, jenis laka, depan-depan 21%.

Faktor penyebab manusia adalah mengantuk 31%.

Untuk waktu rawan terjadinya lakalantas antara jam 18.00 sd 21.00 WIB 23%. Untuk pelanggaran tilang 3853 dan teguran 5623. (Wis/era)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Arus Balik, 93 Nyawa Melayang"