ARAK Datangi Polda Dan Kejati Jatim

Tidak ada komentar 4 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Ratusan pendemo yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAK) menggelar aksi di depan gedung korps Adhiyaksa, jalan Ahmad Yani Surabaya.

Selain melakukan orasi, pendemo yang mengatasnamakan ARAK juga membawa kesenian Bantengan. Massa yang mengendarai truk dan sepeda motor ini sebelumnya sempat melakukan aksi di depan Mapolda Jatim. Sampai di depan gedung Kejati Jatim mereka menggelar orasi.

Setelah berorasi atraksi Bantengan pun dimulai. Sejumlah, penari Bantengan kesurupan. Mereka meliuk-liuk mengkuti irama gamelan.

Safri Nawawi, Kordinator aksi mengatakan, bahwa saat ini korupsi banyak membuat rakyat menderita. Berbagai kasus korupsi yang melibatkan para petinggi negara, seolah-olah makin menambah buruk kondisi bangsa Indonesia.

“Sampai hari ini pengusutan kasus korupsi cenderung berjalan di tempat. Ibarat tarian seperti tari Poco-poco (Jalan di tempat),” kata Safri di depan gedung Kejati Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (28/02).

Di Jawa Timur sendiri banyak kasus korupsi yang dilaporkan ke Kejati tidak jelas penyeleseannya. Bahkan, beberapa kasus korupsi cenderung menguap. Contohnya, kata Safri, di kabupaten Jombang, Kabupaten/kota Mojokerto dan Surabaya puluhan kasus yang dilaporkan tidak ada kejelasan.

Dalam aksinya kali ini, ARAK membeberkan sebanyak 28 item korupsi di Jawa Timur. Diantaranya adalah kasus korupsi proyek pembangunan masjid Agung Darussalam yang terletak di Desa Gemekkan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto. (Bs/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "ARAK Datangi Polda Dan Kejati Jatim"