Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Aparat Keamanan Saudi Gagalkan Teror Bom di Masjidil Haram

24 Jun 2017 // 14:00 // HEADLINE, INTERNASIONAL, PERISTIWA

Gambar Masjidil Haram Terbaru Wallpaper Lebaran Haji Idul Adha

MEKKAH (suarakawan.com) – Aparat Keamanan di Arab Saudi menggagalkan sebuah rencana aksi bom bunuh diri di Masjidil Haram, Mekkah, pada Jumat waktu setempat.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, dalam sebuah pernyataan yang dibacakan di televisi pemerintah, mengatakan bahwa tiga kelompok telah merencanakan serangan terhadap pasukan keamanan di masjid itu saat akhir Ramadan.

Pengebom bunuh diri yang terperangkap itu terlibat baku tembak dengan pasukan keamanan, lalu memicu ledakan saat dia dikepung sebuah rumah di lingkungan pejuang Mekkah, Ajyad al-Masafi, dekat masjid yang telah dijadikan basis serangan itu.

Bangunan itu runtuh, melukai enam orang asing dan lima anggota pasukan keamanan.
Sebelumnya pada hari itu, pasukan keamanan telah menembak mati seorang pria yang dicari di tempat persembunyian militan Islam lain yang dicurigai di lingkungan al-Aseelah Mekkah.

Kementerian juga mengatakan bahwa sebuah kelompok ketiga telah dipecah di kota Laut Merah, Jeddah, namun tidak memberikan keterangan lebih rinci. Lima tersangka militan itu termasuk seorang wanita ditangkap.

Bulan puasa berakhir dengan liburan Idul Fitri, yang diperkirakan pada hari Minggu. Raja Saudi biasanya menghabiskan sepuluh hari terakhir Ramadan di Mekkah.
Al Arabiya menyiarkan cuplikan ibadah Muslim yang sedang salat di masjid, tanpa gangguan.

Belum jelas siapa yang berada di belakang rencana penyerangan masjid itu, namun kelompok Negara Islam, yang ingin membentuk kekhalifahan teokratis yang diatur sesuai hukum Islam yang ketat, sebelumnya telah melakukan serangan di kerajaan itu.

Pada Mei 2016, pasukan keamanan Saudi menembak mati dua pejuang Negara Islam yang diduga berada di luar Mekkah, dan dua lainnya meledakkan diri di luar Mekkah. (viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini