Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Antisipasi Kenaikan Harga, Pemprov Jatim Diminta Gelar Operasi Pasar

17 May 2017 // 16:58 // EKONOMI

IMG_20170517_155941adhan ini harus segera diantisipasi oleh pemerintah. Salah satu caranya yaitu menggelar pasar murah tradisional atau operasi pasar bagi masyarakat.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Chusainuddin ditemui di DPRD Jatim, Rabu (17/5) mengatakan kehadiran pasar murah atau operasi pasar ini yang digelar oleh pemerintah sangat dibutuhkan oleh masyarakat ditengah lonjakan harga bahan pokok menjelang ramadhan. “Animo masyarakat terhadap pasar murah masih tinggi. Oleh karena untuk pasar murah ini tetep harus dilakukan dengam pengawasan ketat agar tidak diselewengkan dan tepat sasaran,” ujarnya.

Chusainuddin yang juga politisi asal Fraksi PKB ini, apabila pasar murah yang digelar tepat sasaran ke masyarakat miskin, yaitu pemerintah bekerjasama dengan Bulog menggelar pasar murah di pasar tradisional yang ada di Jatim. Bahkan pihaknya mengusulkan kalau perlu pasar murah ini di gelar di kantor kelurahan, Kecamatan, kalau perlu ditingkat RW yang ada di Jatim.

“Maindset titik pasar murah ini harus dirubah tidak hanya di pasar modern, pemprov harus melakukan kerjasama dengan Pemkab/Pemkot menggelar pasar murah di pasar tradisional. Sehingga program pasar murah ini bisa tepat sasaran ke masyarakat miskin,” ujarnya.

Politisi asal Dapil VI ini juga menyambut positif langkah pemerintah dalam membentuk satgas pemantauan sembako menjelang ramadhan ini. Dan langkah pemerintah pusat ini juga harus ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi Jatim juga membentuk tim pemantau harga sembako di pasaran. “Dengan adanya tim pemantau harga sembako bisa menindak tegas para spekulan yang biasanya seenaknya mempermainkan harga sembako,” ujarnya.

Ia menambahkan, Komisi B dalam waktu dekat akan memanggil Dinas terkait seperti Disperindag, Bulog untuk hearing membahas terkait harga bahan pokok di Jatim dan langkah yang diambil selanjutnya. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini