Anak TK Sindir Lulusan Unas Yang Coret Bendera Merah Putih

SURABAYA (suarakawan.com)-Menjelang Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada tanggal 20 Mei, puluhan siswa TK di Surabaya memperingatinya dengan belajar semangat kebangsaan dengan  memakai pakaian adat dari bebagai daerah  di halaman sekolah TK Al-Falah di Jalan Siak Surabaya.

Anak anak TK ini juga diberi bekal  mengenal wilayah Indonesia lewat peta raksasa.  Kemudian siswa TK tersebut selanjutnya diajak menempati pulau dalam peta raksasa sesuai dengan pakaian adat

Dan memang karena namanya anak TK, mereka juga belum mengenal adat di Indonesia . Mereka memakai pakaian adat jawa namun menempati pulau bali. Sementara  beberapa siswa juga malah sibuk bermain. Selanjutnya acara juga dilanjutkan dengan karnaval keliling jalan di sekitar sekolah.

Bahkan pemandu acara juga mengenalkan bendera Indonesia dan bagaimana cara memperlakukannya. Diantaranya, tidak boleh diletakkan di tanah dan tidak boleh dicoreti seolah menyindir perilaku kakak kelasnya yang merayakan kelulusan Unas dengan mencoret bendera merah putih.

Menurut kepala sekolah TK Al-Falah, Fauziah Peringatan hari Kebangkitan Nasional kali ini sebagai sarana  belajar semangat kebangsaan dengan  memakai pakaian adapt dari bebagai daerah juga mengenal wilayah indonesia lewat peta raksasa.

“Biar mereka tahu bahwa Negara indonesia mempunya banyak aneka perbedaan dan ragam namun tetap bisa bersatu. “Terang Fauziah, Kamis (19/05).

Diketahu tanggal 20 mei diperingati sebagai hari Kebangkitan Nasional karena merupakan tonggak awal perjuangan bangsa indonesia melawan politik pecah belah Belanda.  Pemuda intelektual  dari berbagai daerah bersatu melawan penjajah Belanda yang akhirnya bernaung dalam organisasi Budi Utumo.(bs/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *