Anak Anda Visual, Auditory Atau Kinesthetic ?

1 komentar 29 views

Esthy (kanan) tengah menjelaskan hasil analisa finger print

SURABAYA (suarakawan.com) – Pernahkan anda sebagai orang tua mendapat laporan dari guru dimana anak anda bersekolah bahwa anak anda nakal, tak bisa diam di kelas dan selalu bikin ramai sehingga mengganggu teman-temannya ?

Jika ya, lantas apa yang ada lakukan ? memarahi, atau bahkan menghukum anak anda dengan tujuan agar anak anda menjadi penurut di kelas dan selalu patuh pada guru.

“Hal itu menunjukkan sesungguhnya kita sebagai orang tua kurang atau bahkan tidak mengenal karakter anak kita,” papar konsultan bakat anak, E. Esthywati, ST, Msi, Minggu (19/06).

Anak, lanjut Esthy memiliki beragam karakter yang berbeda dalam proses pembelajaran yaitu auditori, visual dan kinesthetic. jika orang tua atau pendidik tak mengenali karakter anak termasuk yang mana, maka kadang label nakal yang sering diberikan pada anak.

“Salah satu contohnya pada anak Najma ini, dari hasil finger test, bisa diketahui ternyata anak Najma termasuk karakter visual yang mencapai 37,68 persen,” kata Esthy dalam fingerprint analysis yang digelar sequislife di prestige floor TP 3.

Pada umumnya, Esthy menyatakan bahwa anak tipe visual cenderung pembosan, konsentrasi kurang dan tak bisa diam. Dengan mengenal karakter anak, maka orang tua atau pengajar bisa memberikan metode pengajaran yang tepat bagi anak.

Salah satu terapi untuk meningkatkan konsentrasi bagi anak tipe visual, Esthy menyarankan agar berlatih mengelompokkan kancing berdasar warnanya ke dalam kotak yang berbeda.” Latihan ini bisa membuat anak tipe visual lebih fokus dalam belajar,” imbuhnya.

Melalui finger test tersebut, juga bisa diketahui kemampuan dasar anak di bidang intrapersonal, interpersonal, logika matematika, visual spasial, body kinestetik, verbal linguistik, musikal atau naturalis.

“Seperti anak Najma yang ternyata kuat di visual spasial, maka untuk melatih membaca harus dengan menunjukkan contoh-contohnya secara nyata. Selain itu anak visual biasanya berorientasi pada reward. Jadi kalau orang tua ingin anak visual patuh, berikan hadiah jika dia berhasil melakukannya,” tegasnya.

Terkait profesi yang berhasil di raih di masa depannya, Esthy menyatakan bahwa rata-rata anak visual akan sukses menjadi arsitek atau seniman yang membutuhkan kemampuan representasi visual spasial tentang dunia dan mentransfernya secara konkret. (nas)

Satu Respon

Tinggalkan pesan "Anak Anda Visual, Auditory Atau Kinesthetic ?"