Ali Mudhori Dijemput Paksa KPK

Tidak ada komentar 3 views

JAKARTA (suarakawan.com) – Ternyata Pengurus DPC PKB Kabupaten Lumajang Ali Mudhori tidak datang ke Pengadilan atas kemauan sendiri. Tetapi Ali dihadirkan di Pengadilan untuk bersaksi untuk dua terdakwa yang juga pejabat Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Pengadilan Tipikor hari ini Senin (27/02)

“Benar, dia (Ali Mudhori) dipanggil paksa untuk bisa dihadirkan,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi, saat dihubungi, Senin (27/02).

Johan menambahkan, Petugas KPK menjemput Ali di Surabaya, Jawa Timur. Ia akan dibawa ke Pengadilan Tipikor Jakarta sekitar pukul 18.00 WIB. Penjemputan paksa saksi ini lanjut Johan merupakan yang pertama kalinya dilakukan dalam proses persidangan. “Iya ini pertama kalinya. Kalau di proses penyidikan sudah pernah (jemput paksa saksi, red),” terangnya.

Sekadar diketahui, sedianya Ali Mudhori dihadirkan menjadi saksi bersam dengan Dhani Nawawi dan Jazilul Fawaid. Namun Ali melalui surat yang disampaikan melalui istrinya, Mashitoh dirinya mengaku sakit dan saat ini dirawat di rumah sakit Premier Surabaya. Surat itu disertai juga dengan foto-foto Ali yang sedang terbaring yang terpasang selang infus.

Sementara itu, Penuntut Umum yang lain, Muhammad Rum, menegaskan pihaknya akan mengecek keabsahan foto Ali sedang diinfus yang dibawa Mashitoh, Istrinya kepada Pengadilan Tipikor Jakarta. Pihaknya juga akan memberangkatkan tim khusus ke Lumajang dan memeriksa kondisi kesehatan Ali bersama tim kesehatan KPK.

“Pastikan akan kita cek. Yang jelas akan bawa dokter KPK juga,” terang JPU Rum.

Pemanggilan kali ini merupakan pemanggilan keempat kalinya dirinya dipanggil untuk pemeriksaan sebagai saksi. Ali Mudhori sempat datang untuk bersaksi dalam sidang dengan terdakwa Dharnawati. Tetapi, kesaksian yang bersangkutan belum sempat didengarkan karena sudah larut malam. Sehingga, Majelis Hakim memutuskan untuk menunda sidang.(mad/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ali Mudhori Dijemput Paksa KPK"