Alhamdullilah, Soekarwo Akan Tebus TKI Yang Terancam Potong Tangan

gubernur jatim soekarwo

SURABAYA (suarakawan.com) – Gubernur Jatim Soekarwo menaruh perhatian terhadap  kasus dua TKI pasangan suami – istri yang berasal dari Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, yakni Hasin (40) dan Sab’atun (30) yang terancam menerima hukuman potong tangan akibat mencuri emas 1 kg milik majikannya.

Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo akan memberikan bantuan yaitu uang sebanyak Rp 250 juta yang digunakan untuk membebaskan 2 TKI tersebut.

“Tentu kami sudah siapkan uang tebusan itu, karena memang ada anggarannya di APBD dan bisa dipertanggungjawabkan. Namun, kami tentu tidak bisa berjalan sendiri menyerahkan uang tebusan itu tanpa ada kebijakan lebih lanjut dari Kementerian Luar Negeri dalam mengatasi persoalan itu,” kata Pakde Karwo kepada wartawan di gedung negara Grahadi usai acara pelepasan kwarda Jatim ke swiss, Selasa (21/6).

Pemprov Jatim meminta pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) berkoordinasi dengan pemerintah Arab Saudi terkait hukuman potong tangan yang dijatuhkan kepada pasutri Pamekasan itu.

“Yang bisa melakukan pembicaraan bilateral dengan pemerintah Arab Saudi itu ya Kemenlu. Daerah hanya bisa menindaklanjuti kebijakan dari Kemlu, dan pihaknya juga minta kepada perwakilan KBRI di Jeddah untuk berperan aktif membantu pembebasan korban tersebut” terangnya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Alhamdullilah, Soekarwo Akan Tebus TKI Yang Terancam Potong Tangan"