Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Aktivis Malari 1974: Penguasa Sekarang Otoriter

18 Jul 2017 // 09:57 // POLITIK & PEMERINTAHAN

Screenshot_071717_090944_AM

JAKARTA (suarakawan.com) – Rezim Joko Widodo (Jokowi) sudah keblinger, dzalim dan pembunuh demokrasi dengan mengeluarkan Perppu pembubaran ormas.
Demikian dikatakan aktivis Malari 1974 Salim Hutadjulu. “Rezim ini sangat memuakkan karena menumpas siapa yang berbeda pendapat,” ungkap Salim, belum lama ini.

Kata mantan tahanan politik era Presiden Soeharto ini, Rezim Jokowi membuat opini siapa saja yang berseberangan dengan penguasa dianggap antiPancasila, antiKebhinnekaan dan makar.

“Penguasa sekarang ini menuju arah otoriter dan diktator di mana rakyat tidak boleh berbeda pendapat,” ungkap Salim.

Menurut Salim, rencana pemblokiran media sosial (medsos) menjadi indikasi kuat Rezim Jokowi antikritik.

“Rakyat sudah muak dengan cara-cara penguasa yang membunuh demokrasi. Rakyat akan melibas penguasa saat ini,” pungasnya. (kns/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini