AKBP Indarto : Pelaku Diduga Mengunakan Motor

AKBP Indarto, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya

SURABAYA(suarakawan.com) -Perkembangan kasus hilangnya mobil pembawa uang yang isinya 18 kantong berisikan lebih dari Rp 2 miliar ketika akan melakukan pengisian di ATM CIMB Niaga di Royal Plaza Surabaya Jalan Ahmad Yani,hingga saat ini polisi sudah memeriksa 5 orang saksi,dan menginterogasi sekitar 18 orang.”Masih dalam pengembangan mas,kita terus berupaya,beberapa saksi dan beberapa pihak sudah kita interogasi,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Indarto ,Jum’at,(8/7).

Namun saat di tanya lebih jauh perkembangan penyelidikan, alumni Akpol’95 ini tidak mau berkomentar dengan alasan masuk pada tataran teknis.

Sementara itu berdasarkan informasi yang digali suarakawan.com pihak Polrestabes Surabaya sebenarnya sudah mendapatkan titik terang dalam mengungkap kasus ini.Beberapa petunjuk baru sudah ditemukan,diantaranya hasil rekaman CCTV yang ada disekitar TKP, menunjukkan bahwa pelaku berjalan dari arah parkiran sepeda motor,sebelum membawa kabur mobil tersebut.sehingga diduga pelaku mengunakan sepeda motor saat masuk ke Royal Plaza.

Oleh karena itu, lanjutnya, salah satu fokus penyelidikan polisi dengan menghimpun data sepeda motor yang masuk keparkiran Royal Plaza pada saat kejadian.

Disamping itu untuk melacak keberadaan mobil beberapa kawasan pergudangan juga akan dilakukan pelacakan,karena polisi menduga saat ini mobil masih berada di dalam kota Surabaya, namun disembunyikan oleh pelaku di dalam sebuah bangunan,bisa gudang atau rumah.”Mohon maaf kalau teknis penyelidikan,kita tidak bisa sampaikan,mohon doa restunya saja”kata Indarto.

Seperi diberitakan sebelumnya, bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 14.30 WIB – 15.00 WIB pada Jumat (01/07) mobil Certis jenis L 300 warna biru nopol B 9829 NU dengan nomor lambung 153 parkir akan mengisi uang di mesin ATM milik CIMB Niaga. Satu orang teknisi dari Certis bersama pengawal turun dan pengemudi mobil jasa pengiriman uang itu memarkirkendaraannya di areal drop off Royal Plaza sisi pintu selatan.Saat ketiga karyawan sedang sibuk melaksanakan tugas tiba-tiba seorang pelaku yang tidak dikenal membawa kabur mobil tersebut yang memuat sekitar 18 kantong berisikan uang sekitar lebih dari Rp 2 miliar.(Wis/nas)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *