Ahok: Nabi Diturunkan pun Prostitusi Tak Bisa Dihilangkan

ahok

JAKARTA (suarakawan.com) – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku pesimistis mampu memberantas praktik prostitusi di Jakarta, baik yang terang-terangan ataupun tertutup di Jakarta.

Bahkan menurutnya, bila seorang Nabi diturunkan di Ibukota, ia yakin prostitusi tidak dapat dihilangkan.

“Bagi saya bukan mempermasalahkan menghilangkan prostitusi di Jakarta. Enggak mungkin. Nabi turun aja enggak bisa menghilangkan loh,” kata Ahok.

Dia berpendapat lebih baik mengenali para Pekerja Seks Komersial (PSK) dengan melegalkan bisnis prostitusi. Namun begitu, rencana itu masih sebatas wacana.

“Persoalannya bagaimana kita selamatkan sebanyak mungkin jiwa-jiwa yang terperangkap menjadi PSK. Itu lebih penting buat saya. Makanya saya harus mengenali siapa mereka. Pasti orang protes, kalau orang protes ya sudah, saya cuma mau sampaikan itu pikiran saya tetang prostitusi,” tutur Ahok.

Ia pun mengungkapkan, banyak para oknum aparat yang juga membelakangi bisnis prostitusi. Contohnya di sejumlah hotel di Jakarta.

“Nah, pertanyaannya kamu bisa enggak dateng dan buktikan itu? Enggak bisa kan, semua (tempat prostitusi di hotel) dijaga sangat ketat. Ini ada oknum aparat terlibat. Kemunafikan ini yang mau saya selesaikan,” tukasnya. (lp6/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ahok: Nabi Diturunkan pun Prostitusi Tak Bisa Dihilangkan"