Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Ahok Dipindah ke Mako Brimob, Ini Penjelasan Kepala Rutan Cipinang

10 May 2017 // 10:23 // HEADLINE, HUKUM, HUKUM & KRIMINALITAS

ahok

JAKARTA (suarakawan.com) – Lokasi penahanan Gubernur DKI Jakarta non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, terpaksa dipindahkan dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur, ke rumah tahanan Markas Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Kepala Rutan Cipinang, Asep Sutandar mengatakan, pihaknya terpaksa mengajukan pemindahan penahana Ahok ke Mako Brimob, karena masalah keamanan.

Asep menuturkan, Ahok dipindahkan ke Mako Brimob pada dini hari tadi, pukul 01.00 WIB, dengan status tahanan titipan.

“Mengajukan memang dari Kementerian, kita lapor kepada pimpinan di atas bahwa di sana situasi seperti ini, diskusikan dengan Kapolres, seyogyanya untuk dititipkan di Mako Brimob. Ya untuk keamanan yang bersangkutan dan seluruhnya,” kata Asep Sutandar, Rabu (10/5).

Menurut Asep, kondisi di Rutan Cipinang tidak cukup kondusif, jumlah tahanan dan narapidana di rutan ini juga telah melebihi daya tampung. Sementara jumlah petugas pengamanan rutan sangat sedikit.
Sementara, setelah Ahok ditahan di Rutan Cipinang, unjukrasa dari masa pro Ahok bergulir. Hal ini bisa memecah konsentrasi petugas keamanan rutan.

“Dikhawatirkan kalau hari-hari ada di sini, sementara pendemo berkonsentrasi di sini, pekerjaan pasti terganggu. Termasuk warga di dalam kan, tamu ke dalam sulit nantinya,” kata dia.

Seperti diketahui, Ahok dijebloskan ke penjara setelah menerima vonis hukuman kurungan dua tahun penjara dari majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ahok diputus bersalah secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 156a huruf KUHP tentang penodaan agama. (viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini