Ada Angie, PKS Khawatir Wibawa Komisi III Anjlok

JAKARTA (suarakawan.com) – Masuknya Anggelina Sondakh ke Komisi III menggantikan Nasir yang dipindah ke Komisi IX mendapat pandangan beragam, termasuk dari anggota komisi hukum tersebut. Misalnya, Aboebakar Al – Habsyi salah satu anggota dari Fraksi PKS.

“Ini hak dari Fraksi yang sudah biasa dilakukan di DPR untuk penyegaran, sudah biasalah, itu kan kebijakan partai saya yakin sudah diperhitungkan dengan matang,” ujarnya kepada wartawan di gedung DPR, beberapa saat yang lalu, Rabu (15/02)

Saat dimintai tanggapan bahwa status Angelina Sondakh sebagai tersangka KPK. Pria yang akrab dipanggil Habib tersebut menyayangkannya

“Sebenarnya saya tidak mau ngurus dapur orang lain, memang disayangkan bila seorang yang ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK harus duduk di Komisi III yang mengawasi kerja KPK, potensi konflik kepentingannya sangat besar,” terangnya

Aboebakar enggan mengomentari bahwa rotasi itu terkait pengamanan kasus Angelina Sondakh

“Bila ada anggapan seperti itu mau gimana lagi, bila rotasi ini dianggap sebagai langkah pengamanan ya itu penilaian publik, mungkin sama halnya ketika Nasir menggantikan Nazar, ada juga spekulasi hal itu juga sebagai langkah taktis mengamankan Nazar. Setiap langkah kan pasti ada interesnya, ya kemarin terbukti ketika ribut-ribut soal kunjungan tengah malam, apa ini mau diulangi lagi,” ujarnya.

“Saya khawatir ada anggapan dari masyarakat bahwa partai politik memanfaatkan kewenangan Komisi III untuk melindugi kadernya yang bermasalah, ini kan preseden tidak baik. Hal ini akan berdampak buruk bagi Komisi III, wibawanya akan anjlok,” Demikian Aboebakar.(pra/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Ada Angie, PKS Khawatir Wibawa Komisi III Anjlok"