Cemburu, Istri Dihajar!

Tidak ada komentar 6 views

Korban Siti (32)

SURABAYA (suarakawan.com) – Akibat  merasa cemburu dan kesetiaanya dikhianati oleh sang istri, Siti Aminah (32), membuat Anton Jumadi (29), warga Jl. Manukan Lor IV, emosi  kemudian menghajar istrinya yang baru dinikahinya setahun lalu itu.

Ternyata, perbuatan ringan tangan suaminya itu, menjadikan ketakutan tersendiri bagi sang istri. Untungnya ibu dua anak tersebut lari keluar rumah sambil berteriak minta tolong kepada warga Tengger Telaga,  RT 05/RW 03, Banjar sugihan.

Teriakan korban ini, ditanggapi oleh tokoh kampung setempat dan diamankan ke rumahnya. Setelah menceritakan semua permasalahannya, kemudian Siti diantar melaporkan kasus KDRT ini ke Polsek Tandes.

Polsek Tandes menerima laporan Siti yang diketahui berprofesi sebagai tukang pijat di Kawasan Darmo Park, langsung meringkus Anton di Putat Jaya Gg Lebar, saat pesta minuman keras (miras).

“Korban mengaku waktu itu merasa jiwanya terancam sehingga melaporkan ke polisi. Sedangkan pelaku saat kami tangkap langsung menangis sambil memohon agar tidak ditangkap,” kata Kapolsek Tandes , Kompol Sumani, Sabtu (4/6)

Informasinya, penganiayaan pelaku bermula istrinya pulang kerja terlambat, yang biasanya sampai rumah pukul 21.00, kembali pukul 23.00.

Saat ditanya, istrinya malah ganti memarahi Anton bahwa dia tidak pernah menafkahi keluarga, pengangguran dan pekerjaanya cuma mabuk-mabukan dengan suara keras-keras sehingga Anton malu  didengar tetangga.

” Korban ditempeleng dan dipukuli menggunakan tangan kosong serta helm,” jelas Mantan Kasatreskrim Polres KP3 Tanjung Perak ini.

Sementara itu, menurut  catatan kepolisian, Anton merupakan seorang residivis curanmor yang pernah dibekuk anggota  Polres Surabaya Utara  tahun 2009 dan harus mendekam selama 9 bulan dipenjara Rutan Medaeng.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 44 UU 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah tangga yang ancaman kurungannya 5 tahun.(jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Cemburu, Istri Dihajar!"