90 Persen Korban Lumpur di Perumahan KNV Belum Terima Sertifikat

Demo warga korban lumpur memperingati 5 tahun lumpur Lapindo

SURABAYA (suarakawan.com)-Sekitar 1800 korban lumpur Lapindo yang menghuni Perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV) Sidoarjo, belum mendapatkan sertifikat sejak 3 tahun lalu menempati perumaham itu. Dari 1900 lebih korban lumpur yang menghuni rumah di Perumahan KNV, tidak sampai 100 rumah yang memiliki sertifikat.

Agustinus Sixon, perwakilan warga korban lumpur Lapindo yang menempati Perumahan KNV Sidorjo, meminta kepada Lapindo segera memberikan sertifitat rumah yang menjadi hak warga.

“Saat ini sebagian besar warga yang tinggal disitu tidak memiliki pekerjaan. Maka Lapindo harus segera memberikan sertifikat rumah milik warga, yang bisa digunakan sebagai modal untuk hidup mereka.” tegas Agustinus kepada suarakawan.com.

Sebagian warga korban lumpur menempati Perumahan KNV, setelah menerima tawaran skema pembayaran gantirugi dalam bentuk ganti rumah. Namun hingga 5 tahun lumpur Lapindo menyembur, masih banyak permasalahan yang belum selesai.

“Kami akan perjuangkan hak kami. 90 persen warga koeban lumpur di KNV mengharapkan sertifikat itu.” lanjut Agustinus Sixon di Sidoarjo.

Agustinus menambahkan. tdak hanya sertifikat yang belum diberikan pada warga, banyak pula fasilitas perumahan yang belum diterima oleh warga seperti air bersih dan listrik.(PetrusR/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *