9 Pakta Integritas Anti KKN Pejabat Baru Gresik

GRESIK (Suarakawan.com)– Bupati Gresik Sambari Halim Radianto melantik 218 pejabat di jajaran Pemerintah kabupaten Gresik di lantai IV ruang mandala Bhakti Praja kantor pemda gresik Senin (27/02/2012).

Yang menarik dari pelantikan pejabat pemkab jilid IV tersebut adalah penandatangan 9 (sembilan) Pakta Integritas oleh pejabat baru yang bersangkutan, sembilan pakta integritas tersebut diantaranya adalah pejabat terkait harus bersedia melaksanakan tugas dan memegang teguh sumpah jabatan, tidak akan melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN), memegang teguh komitmen dan transparansi dalam seluruh kegiatan, tidak akan melakukan conflict of interest (pertentangan kepentingan), bersedia memberikan keterangan baik secaa lisan maupun tulisan kepada bupati Gresik serta bersedia menjalankan tugas dengan target yang ditetapkan dan bila tidak mampu mencapainya siap mengundurkan diri dengan suka rela tanpa melakukan tuntutan hukum.

Dari tingkat golongannya, komposisi 218 pejabat baru yang dilantik bupati Gresik tersebut adalah 11 Pejabat eselon II B, 29 Pejabat Eselon IIIA, 42 Pejabat eselon IIIB, 104 Pejabat eselon IVA, 26 Pejabat eselon IVB, 1 orang Pengawas, 3 orang Badan Narkotika Kabupaten (BNK) serta 2 Pejabat Bank Gresik.

Dalam sambutannya, Sambari mengatakan,” terkait pelantikan kali ini, saya mohon jangan ada anggapan bahwa mutasi jabatan didasarkan pada kkn atau mutasi kali ini didasari suatu sikap suka ataupun tidak suka. namun melalui tahapan dan pertimbangan yang matang, sehingga tiap pejabat harus menandatangani 9 pakta integritas anti KKN ” ujar Bupati.

Diantara 218 pejabat yang dilantik, beberapa pejabat muka lama dari eselon IIB masih menghiasi pos-pos strategis seperti Drs. Hermanto TH Sianturi yang sebelumnya menjabat kabag umum pemerintahan berubah menjadi Kepala Bapeda Gresik, sementara Ir. Sumarno MMA yang semula kepala BLH berganti pos menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. (ika/dew)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "9 Pakta Integritas Anti KKN Pejabat Baru Gresik"