Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

865 Penghuni Lapas Salemba Terima Remisi Idul Fitri

25 Jun 2017 // 13:09 // HEADLINE, HUKUM, HUKUM & KRIMINALITAS

penjara

JAKARTA (suarakawan.com) – Sebanyak 865 warga binaan muslim di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Salemba kelas 2, Jakarta mendapat remisi khusus Idul Fitri, 25 Juni 2017.

Kabar gembira tentang pemberian remisi atau pengurangan hukuman diumumkan Kepala lapas Salemba, Dadi Mulyana usai salat Ied. “Untuk tahun ini yang dapat remisi 865 orang. Besarnya remisi dari 15 hari sampai 1 bulan. Karena syarat-syarat remisi sudah terpenuhi semua, jadi begitu kami ajukan langsung disetujui,” kata Dadi.

Mereka yang menerima remisi di antaranya 2 orang yang terlibat kasus terorisme, 1 orang korupsi, 316 orang kasus narkotika, dan 546 orang kasus pidana umum.

Saat ini kapasitas Lapas Salemba sebanyak 1.373 orang dengan rincian 1.199 orang narapidana dan 173 tahanan. Dari jumlah seluruh tahanan dan narapidana di LP Salemba, di antaranya 61 anak di bawah umur.

Adapun narapidana yang beragama Islam berjumlah 1.089 orang dan yang memenuhi syarat untuk diusulkan mendapatkan remisi sebanyak 865 orang.

Hana Supriatna, 19 tahun, salah satu warga binaan, berharap ia mendapatkan lagi remisi seperti tahun lalu. “Tahun lalu saya dapat remisi 12 hari, semoga sekarang dapat lagi,” kata Hana dengan penuh harap.

Hana termasuk warga binaan yang terpercaya untuk membantu para petugas lapas. Hana sudah menjalani hukuman selama 1 tahun 10 bulan karena terlibat kejahatan hubungan seksual dengan pacarnya yang masih di bawah umur. Hana merasa gembira mendapat remisi khusus Idul Fitri. (tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini