Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

73 Titik Panas Terindikasi di Pulau Sumatra

24 Jul 2017 // 12:51 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

merapi

PEKANBARU (suarakawan.com) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau 73 titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan di sepuluh provinsi di Pulau Sumatra, Senin (24/7) pagi.

“Titik dengan tingkat kepercayaan diatas 50 persen tersebar di sepuluh provinsi pagi ini,” kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno di Pekanbaru.

Ia menjabarkan titik panas yang terpantau satelit Terra dan Aqua pukul 06.00 WIB pagi tersebut masing-masing menyebar di Sumatra Utara 14 titik, Riau 13 titik, Aceh 10 titik, Jambi, Sumatra Selatan dan Bengkulu masing-masing delapan titik.

Selanjutnya titik panas turut terpantau di Sumatra Barat enam titik, Bangka Belitung empat titik, serta Kepulauan Riau dan Lampung masing-masing satu titik. Sementara itu, Sukisno menuturkan ke 13 titik panas di Provinsi Riau terpantau menyebar di Pelalawan tiga titik, Rokan Hilir lima titik, serta Bengalis, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Rokan Hulu masing-masing satu titik.

Dari 13 titik panas di Riau, lima diantaranya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat adanya kebakaran hutan dan lahan dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen. “Titik api kita pantau berlokasi di Rokan Hilir dua titik, sementara sisanya empat titik di Pelalaran, Rokan Hulu dan Indragiri Hulu. Titik api berkisar antara 71 persen hingga 87 persen,” tuturnya. (rol/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini