5 Unit Mobil Tanki Air Milik DKP Diperbantukan Suplai Air PMK

SURABAYA (suarakawan.com) – Hingga kini kebakaran yang terjadi di Pabrik tas koper jalan manukan Surabaya masih belum berhasil dipadamkan meski api sudah menyala lebih dari 3 jam.

Petugas sendiri dengan 15 unit PMK kesulitan melakukan pemadaman. Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak, namun diduga tidak ada korban jiwa.

Hingga saat ini api masih terus terlihat. Akibatnya sekitar lokasi listri sduah dipadamkan semua.

Bahkan karena habisnya air, 5 unit mobil dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya dikerahkan untuk membantu melakukan pemadaman,

Menurut Kepala Dinas Kebakatan Kota Surabaya, Candra Urat Mangun, kesulitan anggotanya karena disebabkan beberapa faktor diantaranya, kondisi jalan yang macet. Kemudian disusul dengan bangunan yang luas dan bertingkat dua, dimana dalam bangunan tersebut berisi tas dan bahan-bahan yang mudah terbakar.

Warga sekitar hingga kini juga masih berada di depan pabrik untuk menyaksikan kebakaran tersebut.

Seperti diwartakan sebelumnya, PT. Irama Tembang Elo, pabrik koper yang terletak di jalan Manukan Kulon Surabaya seluas lebih dari 300 meter, terbakar sejak pukul 18.00 WIB.

Hingga kini api masih belum berhasil dipadamkan. Bangunan ini terbakar mulai dari bangunan depan hingga dalam. Sementara bagian depannya, atap sudah roboh.

Saat ini, api masih membakar bagian belakang pabrik. Sedikitnya lebih dari 15 mobil PMK dikerahkan, namun belum membuahkan hasil.(bs/jto)

Keterangan Foto: Api Yang Masih Berusaha Dipadamkan Petugas PMK.(by)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "5 Unit Mobil Tanki Air Milik DKP Diperbantukan Suplai Air PMK"