4 Tahun Mangkrak, Pedagang Pasar Turi Wadul DPRD

Tidak ada komentar 13 views

pasar turi pasca kebakaran

SURABAYA (suarakawan.com) – Pedagang Pasar Turi kembali mengadu ke DPRD Kota Surabaya, Rabu (22/06). Kali ini pedagang semakin tampak berang dan menuding Pemkot Surabaya tidak serius membangun Pasar Turi baru.

Pasalnya, sampai sekarang atau sudah hampir empat  tahun pasca kebakaran, pembangunan Pasar Turi baru belum ada kepastian.

Ketua I TPPK (Tim Pemulihan Pasca Kebakaran) Pasar Turi Kho Ping di DPRD Surabaya, menuding walikota Tri Rismaharini menganaktirikan mereka, karena Pasar Turi baru tidak segera dibangun, sementara orang nomer satu di Surabaya itu malah getol memajukan pasar yang dikelola Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS).

“Sekarang kami jadi heran. Kenapa Bu Walikota getol memajukan pasar milik Pemkot yang lain, sedangkan Pasar Turi sama sekali tidak pernah disentuhnya sama sekali,” ujarnya.

Ia menambahkan, nasib pedagang Pasar Turi ini seperti pepatah habis manis sepah dibuang.  Terbukti  ketika masa jaya dengan  menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) terbesar dari perusahaan daerah milik Pemkot dan Pasar Turi menjadi rebutan para pejabat pemkot. Namun setelah terbakar, Pasar Turi terkesan dicueki oleh pemkot.

“ Jadi kami kegedung DPRD ingin mengadu ke anggota dewan agar pemkot menjalankan tugasnya yaitu merenovasi pasar Turi,” tuturnya

Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Mochamad Machmud mengatakan, pihaknya sedih melihat nasib pedagang Pasar Turi yang saat ini tidak ada perhatian  lebih dari pemkot. Apalagi ditambah dengan tidak ada kepastian kapan mereka bisa berjualan dengan nyaman dan aman seperti dulu sebelum Pasar Turi kebakaran.

“Seharusnya pemkot memberikan skala prioritas dalam menyelesaikan pembangunan Pasar Turi. Sudah empat tahun, pedagang menderita namun hingga sekarang belum ada kejelasan nasib mereka,” tegasnya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "4 Tahun Mangkrak, Pedagang Pasar Turi Wadul DPRD"