Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

318 Kloter Jemaah Haji Sudah Kembali ke Tanah Air

25 Sep 2017 // 10:30 // Berita & Suara Haji, HAJI, HEADLINE

20160919haji2016-daker-mekah-pulang-001

JAKARTA (suarakawan.com) – Pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua dari Arab Saudi sudah berlangsung selama empat hari. Berdasarkan rilis Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daker Bandara, tercatat pada Minggu, 24 September 2017, ada 67 kloter dengan 27.008 jemaah dan 335 petugas kloter yang diterbangkan ke Indonesia melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Sebelumnya, 251 kloter dengan 100.620 jemaah dan 1.255 petugas sudah lebih dulu pulang ke Tanah Air. Mereka adalah jemaah gelombang pertama yang diberangkatkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah dari 6-21 September 2017.

Sehingga, total sudah ada 318 kloter jemaah haji Indonesia yang sudah kembali ke Tanah Air. Dengan jumlah mencapai 129.218 orang, terdiri dari 127.628 jemaah dan 1.590 petugas.

Proses pemulangan jemaah haji gelombang kedua akan terus berlangsung hingga 5 Oktober mendatang. Total jemaah haji Indonesia tahun ini terbagi dalam 512 kloter. Artinya, masih ada 194 kloter yang akan diberangkatkan secara bertahap dalam 11 hari ke depan.

Jemaah yang diberangkatkan pada hari Minggu:
1. JKG 37 (393 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 00.25 WAS.
2. JKG 38 (393 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 01.45 WAS.
3. SOC 60 (360 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 04.35 WAS.
4. BPN 13 dan PDG 17 (393 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 06.35 WAS.
5. BTH 18 (450 jemaah) terbang dengan Saudi Airlines pukul 08.30 WAS.
6. UPG 21 (455 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 11.45 WAS.
7. SUB 56 (450 jemaah) terbang dengan Saudi Airlines pukul 11.05 WAS.
8. SOC 61 (360 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 08.45 WAS.
9. SUB 57 (450 jemaah) terbang dengan Saudi Airlines pukul 13.05 WAS.
10. SOC 62 (360 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 13.35 WAS.
11. PLM 13 (450 jemaah) terbang dengan Saudi Airlines pukul 14.05 WAS.
12. BTJ 01_l (393 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 14.45 WAS.
13. SUB 58 (450 jemaah) terbang dengan Saudi Airlines pukul 15.05 WAS.
14. JKS 64 (410 jemaah) terbang dengan Saudi Airlines pukul 17.40 WAS.
15. BDJ 12 (325 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 18.45 WAS.
16. JKS 65 (410 jemaah) terbang dengan Saudi Airlines pukul 19.40 WAS.
17. MES 18 (393 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 21.25 WAS.
18. JKS 66 (410 jemaah) terbang dengan Saudi Airlines pukul 21.40 WAS.
19. JKG 39 (393 jemaah) terbang dengan Garuda Indonesia pukul 23.35 WAS.
20. JKS 67 (410 jemaah) terbang dengan Saudi Airlines pukul 23.40 WAS.
Sampai dengan Minggu, 24 September 2017, dilaporkan bahwa jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi mencapai 598 orang. Jumlah ini terdiri dari 10 jemaah wafat di Jeddah, 436 wafat di Mekah, 63 wafat di Madinah, 21 wafat di Arafah, dan 68 jemaah wafat di Mina. Sebanyak 25 orang dari jumlah yang wafat adalah jemaah haji khusus.(viv/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini