Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

3 Pelatih Balap Sepeda Jatim Dipecat

13 May 2014 // 21:52 // BIKE, OLAHRAGA

balap sepedaSURABAYA (suarakawan.com) – Tiga pelatih balap sepeda Jatim dipecat dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Asian Games 2014 di Korea Selatan (Korsel). Pemecatan ini sebagai imbas dari konflik internal di PB Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI).

Ketiga pelatih Jatim yang dipecat dari Pelatnas, yakni Sugeng Trihartono, Sukarman dan Krisyanto. Mereka sudah tidak lagi menangani atlet-atlet Pelatnas yang dipersiapkan ke multi even empat tahun sekali itu.

“Sangat aneh alasan pencoretan pelatih yang disampaikan PB. Katanya balap sepeda nomor BMX tidak ada di SEA Games 2015. Padahal, dalam waktu dekat ada Asian Games,” kata Sugeng Trihartono, salah satu pelaih Pelatnas BMX kepada wartawan, Selasa (13/05).

Secara terus terang, Sugeng mengaku heran dengan sikap PB ISSI yang diketuai Edmond Simorangkir. Hanya gara-gara menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum ISSI yang akhirnya memilih Raja Sapat Otto sebagai Ketua PB ISSI, Edmond melakukan pencoretan terhadap tiga pelatih asal Jatim.

“Saya sudah menjadi ‘incaran’ PB untuk disisihkan. Kalau saya dipecat tidak apa-apa dan, karena mungkin saya ikut di Forum ISSI. Tapi, pelatih lainnya tidak ada hubungannya. Ini sudah tidak benar dan tak fair,” ungkapnya.

Langkah yang dilakukan PB ISSI yang diketuai Edmond, lanjut pelatih asal Malang ini., sudah tidak tepat. Banyak program kerja yang tidak jalan. “Tidak ada terobosan-terobosan untuk menggelar Pelatnas. Juga tidak ada langkah lain dalam Pelatnas, seperti Pelanas mandiri tidak ada,” tandasnya.

Saat ini, kondisi PB ISSI sedang dilanda konflik internal yang berkepanjangan. PB ISSI terbelah jadi tiga kubu. Selain kubu Edmond dan Raja Sapat Otto, juga ada kubu PB ISSI yang diketuai Engkos Sadrah. Engkos merupakan Ketua PB ISSI hasil Munaslub PB ISSI di Sidoarjo pada 2013 lalu.

Akibat konflik itu, pelatih Jatim jadi korban. Tak hanya pelatih, tiga atlet BMX yang semula ada di Pelatnas, yakni Tony Sarifudin, I Bagus Saputro dan Susanti juga dicoret. Hanya Elga Kharisma yang masih ada dan kini sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Swiss. (Bng/era)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini