Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

21 Tim Bertarung di BTDI II 2013

25 Oct 2013 // 16:00 // BIKE, OLAHRAGA

SURABAYA (Suarakawan.com) – Sebanyak 21 tim balap sepeda ambil bagian dalam kejuaraan balap sepeda internasional Banyuwangi Tour de Ijen (BTDI) II 2-5 Nopember 2013. 21 tim tersebut terdiri dari 15 tim luar negeri dan 6 tim dalam negeri.

“Jumlah peserta BTDI tahun ini meningkat dibanding BTDI pertama tahun lalu yang hanya 15,” kata Bupati Banyuwangi, Azwar Anas didampingi ketua panitia Guntur Priambodo di Surabaya, Jumat (25/10).

Menurutnya, even BTDI mendapat apresiasi dari UCI. Organisasi balap sepeda dunia itu meminta agar penyelanggaraan kedua diikuti bisa diikuti tiga tim pro continental sebagai syarat maksimal penyelenggaraan kompetisi balap sepeda 2.2,

Ketiga tim asing itu Tabriz, Univega (Jerman) dan Matric (Taiwan). “Kehadiran tiga tim pro continental itu menambah bobotnya BTDI, karena mereka memiliki pembalap terbaik di Asia,” ujarnya.

Sukses menggelar Banyuwangi Tour de Ijen (BTDI) I 2012, memang mengilhami Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mensukseskan BTDI II tahun ini. Itulah sebabnya, panitia BTDI II menambah jumalh etape yang dilombakan menjadi 4 etape.

Sebelumnya, pada BTDI I, jumlah etape yang dipertandingkan yakni 3 etape. “Dengan tambahan satu etape, maka jarak yang ditempuh otomatis bertambah. Sekarang total jarak tempuhnya 600 Km,” tegasnya.

Etape I diawali dengan circuit race di dalam Kota Banyuwangi. Mengambil start di Jl Ahmad Yani, ratusan pembalap menempuh 12 lap sepanjang 129,9 Kilometer. Rute ini cenderung landai seakan menjadi arena pemanasan bagi para pembalap sebelum melalui stage berikutnya yang lebih menantang.

Etape 2 start Stadion Garuda Bajulmati, Wongsorejo menuju pulau Merah sejauh 189,6 km. Rute ini bakal menguras tenaga pembalap. Selain panjang, medannya berat. “Jalannya juga naik turun,” timpalnya.

Etape 3, start Kecamatan Jajag-Genteng 115,7 Km. Rute ini tidak berat, meski melalui perbukitan. Etape 4 yang merupakan etape terakhir mengambil start Kec Kalibaru-kawasan Kawah Ijen dengan menempuh jarak 171,3 Km.

Sama dengan etape 2, etape terakhir ini terbilang neraka. Selain jaraknya panjang, ada rute tanjakan dan kelokan yang curam. “Banyak yang meyakini rute menuju kawasan Kawah Ijen yang terbaik di Asia untuk tanjakan balap sepeda,” ujar tambah Guntur. (Bng/aca)

Keterangan foto: Azwar Anas (tengah) dan Guntur (kanan) usai melaunching penyelenggaraan BTDI II 2013 di Surabaya. (Bng)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini