Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Semarak HUT RI yang ke 69 untuk Mewujudkan Cita-cita Pendiri Republik Indonesia Sesungguhnya untuk Memajukan Negara serta Rakyat Indonesia Sejahtera & Makmur BUKAN Menggerogoti aset-aset Negara & menjadi Koruptor-koruptor Negara" ||

Perolehan Suara PDIP Di Pemilu 2014 Diprediksi Merosot

29 Nov 2013 // 18:42 // POLITIK, POLITIK & PEMERINTAHAN

PDIPSURABAYA (Suarakawan.com) - Pasca penetapan mantan Walikota Surabaya Bambang Dwi Hartono sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi, perolehan suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jatim dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang diprediksi merosot.

Prediksi itu dilontarkan pengamat politik Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Fadlan Habib ketika dihubungi Jumat (29/11). “Penetapan Bambang DH sebagai tersangka membuat kepercayaan masyarakat akan menurun,” tegasnya.

Bambang DH adalah salah satu kader terbaik PDIP Jatim. Dia pernah menjadi Calon Gubernur (Cagub) Jatim dari PDIP di Pilgub Jatim 2013. Sekarang, Bambang DH juga maju menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPRD Jatim dari {DIP.

Penetapan tersangka itu, menurutnya, secara otomatis akan menurunkan elektabilitas PDIP di Jatim. Para pemilih yang tadinya bersimpati kemungkinan besar akan tergerus dan pindah ke partai politik (parpol) lain yang dinilai lebih bersih.

?Kalau level Jatim pasti ada pengaruhnya. Meskipun masih sebatas tersangka, itu sudah tidak bisa dihindari karena masyarakat, khususnya kader PDIP sekarang sudah dewasa dan muak dengan isu-isu korupsi yang banyak membelit elit parpol,” ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Fadlan, indikasi penurunan suara PDIP itu sudah terlihat saat Pilgub 2013. Kala itu duet Bambang DH-Said Abdullah yang diusung terperosok diurutan ketiga. Padahal waktu itu PDIP kan ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk konsolidasi menjelang Pileg tahun depan.

“Penurunan suara PDIP di Jatim itu masih bisa tertolong dengan kinerja kepala daerah yang dinilai baik oleh publik. Misalnya, kepemimpinan Tri Rismaharini sebagai Walikota Surabaya setidaknya mampu mendongkrak suara PDIP saat Pileg nanti,” tuturnya. (Bng/aca)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda