Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || 21 April 2014 Merupakan Hari Kartini sebagai penghormatan atas wujud perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita. Kartini ada sebagai pahlawan, bukan dengan tindakan kekerasan, tapi tetap radikal, demi memperjuangkan kebenaran yang dipercayainya.||

Jamaah Haji Jatim Yang Meninggal Turun

21 Oct 2013 // 18:41 // RELIGI ISLAMI

SURABAYA (suarakawan.com) - Jumlah jamaah haji asal Jatim yang meninggal saat menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekah tahun 2013 diperkirakan mengalami penurunan dibanding tahun 2012.

Tanda-tanda menurunnya jumlah jamaah haji meninggal terlihat dari mimimnya jamaah haji yang wafat di tanah suci sampai hari ini. Hingga Senin (21/10), jumlah jamaah haji Jatim yang meninggal baru 13 orang.

“Kita harapkan jamaah haji kita tahun ini turun dibanding tahun lalu. Karena sampai sekarang yang meninggal baru 13 jamaah,” kata Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kepada wartawan usai menyambut kedatangan rombongan jamaah haji kloter 1 Kabupaten Lamongan di Asrama Haji sukolilo, Surabaya, Senin (21/10).

Tahun lalu, menurut Gus Ipul, jumlah jamaah haji Jatim yang meninggal sebanyak 70 orang. Kebanyakan mereka yang meninggal karena sakit. Demikian pula tahun ini, jamaah yang wafat 13 orang, karena sakit. “Untuk sementara baru 13 jamaah yang meninggal. Artinya, sudah ada penurunan,” tuturnya.

Jamaah haji yang meninggal karena sakit juga dialami jamaah haji asal Lamongan. Dari kloter 1 sebanyak 250 orang, satu jamaah diantaranya meninggal lantaran sakit. “Kita doakan semoga jamaah yang wafat menjadi haji yang mabrur, segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT dan dosa-dosanya diampuni Allah SWT,” tuturnya.

Menurunnya jumlah jamaah haji yang wafat, tambah Gus Ipul, tidak lepas dari pelayanan baik yang dilakukan petugas haji di Mekah. Selama menjalani ibdahah haji, jamaah haji Indonesia diberi layanan yang cukup memuaskan. “Disana juga disediakan Posko-Posko yang siap membantu jamaah haji yang mengalami kesulitan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul meminta maaf menggunakan masker saat menyambut kedatangan jamaah haji kloter 1. Dia menutup mukanya dengan masker bukan karena kuatir tertular penyakit yang diderita para jamaah haji.

“Saya pakai masker karena memang kena flu. Saya yakin jamaah haji yang datang disini sehat semua. Bebas dari virus, karena sudah diperiksa oleh tim kesehatan. Hanya memang kita perlu memperhatikan virus Corona dari Timur Tengah yang cukup membahayakan itu,” jelasnya. (Bng/aca)

 

Keterangan foto: Gus Ipul kiri ketika menyambut kedatangan 450 jamaah haji kloter 1 dari Kabupaten Lamongan. (Bng)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda