Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2014 Bukan Hanya Dikenang & Diperingati Apalagi Memporakporandakan melainkan Seluruh Warga Negara Indonesia Dapat Menjalankan Perjuangannya Secara Benar Nilai-Nilai Pancasila & Semua Kita Adalah Bersaudara ||

Pilkada Jatim 2013 Diikuti 30.019.300 Pemilih

20 Jul 2013 // 17:15 // PILGUB JATIM, PROVINSI

SURABAYA (suarakawan.com) – Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2013 mengalami peningkatan dibanding Pilkada Jatim 2008. Jika DPT Pilkada Jatim 2008 sebanyak  29 juta orang, pada Pilkada Jatim 2013 naik menjadi 30.019.300 orang.

Kepastian meningkatnya jumlah DPT Pilkada Jatim 2013 ini, setelah KPU Jatim melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi di Hotel Novotel Surabaya, Jumat (19/07). “Total jumlah pemilihnya sebanyak 30.019.300 orang. Mereka akan menggunakan hak pilihnya di Pilkada Jatim 29 Agustus mendatang,” kata  Ketua KPU Jatim, Andry Dewanto Ahmad kepada wartawan usai rapat pleno.

Rapat pleno tersebut, berakhir hingga malam hari. Hadir dalam rapat pleno, komisioner KPU kabupaten/kota se-Jatim dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) provinsi maupun daerah. Hadir juga tim kampanye dari tiga pasangan calon yang dinyatakan lolos pada Pilkada Jatim.

Dalam Rapat pleno rekapitulasi DPT Pilkada Jatim 2013 ini juga memastikan total sebanyak 71.033 tempat pemungutan suara (TPS) yang akan digunakan sebagai lokasi hak pilih. TPS tersebar di 38 kabupaten/kota se-Jatim.

Andry menjelaskan, peningkatan jumlah DPT disebabkan program KTP elektronik (e-KTP) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Dari jumlah DPT 30.019.300, 14.805.723 pemilih di antaranya laki-laki. Sedangkan, sisanya yakni 15.213.577 orang merupakan pemilih perempuan.

Angka tersebut secara keseluruhan lebih besar dibandingkan pada daftar pemilih sementara (DPS) lalu, sebesar 29.794.548 orang. “Begitu juga dengan jumlah DP4 beberapa waktu lalu yang totalnya mencapai 29.503.266 orang,” tambah mantan Ketua KPU Malang tersebut.

Penambahan jumlah pemilih itu, lanjutnya, salah satu faktornya karena seseorang tidak bisa memiliki KTP ganda. Sehingga pada proses pemutakhiran data pemilih, masyarakat ada yang kurang pro aktif, khususnya warga di pedalaman. “Ini sudah usaha terbaik dari KPU,” tandasnya.

Bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai pemilih, tambahnya masih ada kesempatan dilakukan perbaikan daftar pemilih tetap hingga H-7 pemungutan suara. Untuk mempermudah proses pemutakhiran data pemilih, KPU menggunakan sistem “online” melalui “Sms Gateway”.

Caranya, melalui sms ke nomor  089622266635, lalu ketik DP (spasi) Nomor Induk Kependudukan (NIK). “Dari sana maka masyarakat yang sudah terdaftar maupun yang belum akan mendapat balasan. Jika belum terdaftar, sms akan langsung dimasukkan data daftar pemilih. Selanjutnya akan diproses supaya bisa segera mendapat surat undangan memilih,” paparnya. (Bng/bay)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda