Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || 21 April 2014 Merupakan Hari Kartini sebagai penghormatan atas wujud perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita. Kartini ada sebagai pahlawan, bukan dengan tindakan kekerasan, tapi tetap radikal, demi memperjuangkan kebenaran yang dipercayainya.||

Dalang Sekota Nganjuk Dukung Khofifah

28 Jun 2013 // 13:19 // PILGUB JATIM, POLITIK & PEMERINTAHAN, PROVINSI

NGANJUK (suarakawan.com) – Dukungan elemen masyarakat kepada Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Khofifah Indar Parawansa terus mengalir.

Kali ini, dukungan datang dari Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Nganjuk.

Peryataan dukungan itu diungkapkan Ki Dalang Alimudo pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Pepadi Kabupaten Nganjuk, di Desa Sugih Waras, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, Kamis (27/06) malam.

Acara ini juga dirangkai dengan pengukuhan 14 dalang muda, yang beberapa diantaranya masih bocah.

“Para pelaku seni tradisional butuh perhatian lebih dari pemerintah karena kondisi mereka sebagian besar sangat memprihatinkan. Masih banyak yang di bawah garis kemiskinan. Dalang banyak yang gak punya wayang. Kalau ibu jadi gubernur, mohon diperhatikan,” ujarnya.

Alimudo meyakini, Khofifah yang merupakan penggemar wayang kulit bisa memahami kebutuhan para pelaku seni tradisonal seperti wayang kulit. “Bu Khofifah sudah datang langsung ke sini. Jadi, bu Khofifah sudah tahu sendiri kondisi para pelaku budaya,” katanya.

Meski perhatian pemerintah masih kurang, Ketua Sanggar Pepadi itu terus berupaya agar wayang kulit produk budaya Indonesia itu tidak musnah. Salah satu caranya dengan menggelar pendidikan untuk calon pedaling. “Malam ini Pepadi meluluskan siswa 14 orang sebagai dalang,” tegasnya.

Khofifah sendiri tidak menghendaki wayang kulit sebagai kesenian asli Indonesia punah. Karena itu, upaya pelestarian harus terus dilakukan. “Saya bersyukur, Pepadi masih bisa meluluskan dalang-dalang baru di tengah keterbatasan yang ada,” ucapnya.

Di banyak negara, menurutnya, kesenian tradisional sangat mendapat perhatian dari pemerintah. Bahkan di China, para pelaku seni tradisional kebutuhan hidupnya ditanggung oleh pemerintah.

“Sehingga mereka bisa terus main kesenian tradisional,” tuturnya.

Ketua PP Muslimat NU ini berharap silaturahimnya dengan para pelaku kesenian tradisional itu tidak putus.

“Silaturrahim ini saya harapkan berlanjut ke silaturahim program. Apa yang menjadi kebutuhan bapak dan ibu semua mari kita bahas dengan duduk bersama,” katanya disambut tepuk tangan ratusan orang yang hadir. (bng/bay)

Keterangan foto: Khofifah berbincang dengan seorang dalang cilik di sela acara HUT ke-33 Pepadi Kabupaten Nganjuk. (Bng)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda