Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Semarak HUT RI yang ke 69 untuk Mewujudkan Cita-cita Pendiri Republik Indonesia Sesungguhnya untuk Memajukan Negara serta Rakyat Indonesia Sejahtera & Makmur BUKAN Menggerogoti aset-aset Negara & menjadi Koruptor-koruptor Negara" ||

5 Cara Atasi Suami Pemarah

20 May 2013 // 23:58 // GAYA HIDUP, SEX & LOVE

JAKARTA (suarakawan.com) – Seorang suami terkadang mengutarakan emosinya dengan cara berbicara keras atau ada yang sampai memukul.

Hal tersebut akan jadi memanas bila sang istri juga ikut emosi kepadanya.

Sebenarnya ada cara ampuh untuk mengatasi sang suami yang pemarah. Untuk itu, simak tips berikut ini:

1. Sering berkomunikasi dengannya salah satu faktor yang mungkin menyebabkan suami Anda menjadi pemarah adalah kurangnya komunikasi antara Anda dan pasangan. Sang suami tidak akan pemarah asalkan Anda transparan dengannya dalam membina rumah tangga.

2. Bersabar dan mengalah Jika suami Anda pemarah, maka bukan berarti sang istri juga harus menjadi seorang yang pemarah. Ketika pasangan Anda sedang marah, ada baiknya Anda bersikap sabar dan mengalah saja sampai kemarahannya reda. Bila Anda ikut beradu argumen dengannya, maka pertengkaran akan semakin memanas.

3. Memahami perasaan suami sebagai istri, cobalah memahami perasaan suami Anda. Mungkin saja dia menjadi pemarah karena ada alasan-alasan tertentu, seperti kelelahan bekerja atau masalah lainnya. Cobalah menawarkan diri untuk membantu mengatasi permasalahan yang sedang dialaminya.

4. Ciptakan suasana yang menyenangkan di rumah agar suami Anda tidak selalu marah-marah, ciptakanlah suasana keluarga yang menyenangkan. Ajaklah anggota keluarga untuk pergi berlibur beberapa hari agar suasana harmonis dalam keluarga dapat terjalin dan suami dapat merasa nyaman.

5. Lebih baik diam. Diam merupakan cara terbaik yang dapat dilakukan saat suami sedang marah. Sebaiknya Anda jangan ikut berbicara ketika sang suami marah. Percuma saja jika Anda mendebatnya karenaa dapat membuatnya semakin emosi karena merasa ditantang. Ada satu hal positif tang dapat Anda ambil jika memiliki suami pemarah, yaitu sifat itu akan membuatnya selalu jujur dan terus terang mengenai apa yang disukai dan tidak disukai.

Namun, cara yang digunakan cenderung frontal sehingga terkesan kasar. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat menganggap hal ini sebagai kritikan saja. Perlu diketahui juga bahwa pertengkaran dalam rumah tangga sebaiknya diminimalisir. Tujuannya adalah agar tidak membuat anak Anda stres berada di rumah dan selalu menciptakan suasana lingkungan keluarga yang harmonis. (cc/dee/era)

 

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda