Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Hari Radio Republik Indonesia (RRI) 11 September 2014 Awal Tonggak Sejarah Informasi yang Cepat & Kawah Candra Dimuka Pentingnya Informasi & Berita Secara Terus Menerus yang Sangat Berarti Buat Rakyat & Negara Indonesia dalam Membangun Ilmu Pengetahuan, Wawasan serta Kecerdasan Bangsa." ||

Gugatan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso ditolak PTUN

04 Apr 2013 // 18:56 // HUKUM, HUKUM & KRIMINALITAS

SIDOARJO (suarakawan.com) – Sidang putusan gugatan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Bondowoso, Haris Son Haji dan Harimas kepada KPU Bondowoso akhirnya ditolak dipersidangan. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya di Jl Letjen Sutoyo no.266 Desa Medaeng Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo, Kamis (04/04).

Sidang yang dihadiri pulahan masa dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Bondowoso, bersama dengan sejumlah Partai Gurem Bondowo itu guna memberikan dukungan kepada Haris Son Haji dan Harimas di PTUN .

Meskipun gugatan mereka ditolak namun para pendukumg dari calon bupati dan wakilnya ini tak membuat suasana memanas, bahkan terkesan adem ayem.

Menurut Hari son Haji calon wabup Bondowoso saat dimintai keterangan terkait penolakan gugatanya ini mengatakan, pihaknya akan terus mengupayakan dengan jalur hukum lebih lanjut.

“Saya tetap menghormati apapun putusan hakim PTUN Surabaya, namun demikian kami akan terus mengupayakan langkah hukum dengan cara banding,” ujarnya.

Selain itu, tambah Hari son Haji, gugatan ini ada, terkait penolakan yang dilakukan oleh KPU Bondowoso atas penyerahan persyaratan administrasi Pilkada yang dilakukan oleh calon Bupati dan Wabupnya, di bulan Mei yang akan datang.

Padahal masih kata Harison, pihaknya sudah memenuhi persyaratan, tapi kenapa dari pihak KPU Bondowoso menolak bahkan ditinggal pergi tanpa adanya kejelasan dari pihak KPU.

“Sebenarnya kami menggugat KPU Bondowoso itu karena mereka menolak pendaftaran yang kami ajukan dengan alasan yang kurang jelas. Makanya, kami mengajukan gugatan ini. Tapi putusan hakim yang dipimpin oleh M. Ilham Lubis, SH, selaku hakim tunggal yang menangani kasus gugatan ini di PTUN , menolak gugatan tersebut. Makanya kami akan terus mengupayakan dengan jalur hukum, mumpung waktunya masih tinggal satu bulan lagi,” Imbuh Hari son saat ditemui usai sidang.

Hari son menghimbau, agar para pendukungnya untuk tetap tenang, dan menghormati putusan sidang. karena, dia masih punya harapan besar untuk tetap bisa berjuang di Pemilu kada bulan Mei mendatang.

“Saya himbau agar pendukung saya untuk tenang karena perjuangan masih belum selesai,” tutupnya sambil meninggalkan ruangan sidang. (dik/era)

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda