Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Semarak HUT RI yang ke 69 untuk Mewujudkan Cita-cita Pendiri Republik Indonesia Sesungguhnya untuk Memajukan Negara serta Rakyat Indonesia Sejahtera & Makmur BUKAN Menggerogoti aset-aset Negara & menjadi Koruptor-koruptor Negara" ||

Pilgub Jatim, M Buchori dan Said Abdullah Kandidat Kuat PDIP

02 Apr 2013 // 19:12 // PILGUB JATIM

SURABAYA (suarakawan.com) – M Buchori Bendahara DPD PDIP Jatim dan Said Abdullah sebagai Wakil Ketua DPD PDIP Jatim dimunculkan oleh PDIP untuk berpasangan Cagub dan Cawagub dalam pemilihan Pilgub Jatim 2013 mendatang.

Di mana sebelumnya belum jelasnya sikap DPP PDIP mengusung calon gubernur (Cagub) dalam Pilgub Jatim 2013 sempat menimbulkan teka-teki di kalangan partai dengan berlambang banteng moncong putih ini.

Jika sebelumnya sempat mencuat kabar Ketua PP Muslimat, Khofifah Indar Parawansyah berduet dengan Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Bambang DH.

Sumber resmi di DPP PDIP yang menolak namanya disebutkan ini mengatakan jika minggu lalu seluruh pengurus DPD PDIP Jatim bersama perwakilan DPP PDIP melakukan pertemuan dengan agenda pemantapan caleg PDIP 2014 mendatang.

Selain itu, membahas finalisasi pasangan Cagub dan Cawagub yang akan diusung oleh PDIP. Ternyata dari sekian nama, mengerucut dua nama yaitu M Buchori (Walikota Probolinggo) serta Said Abdullah (anggota DPR RI).

“Memang yang terjadi seperti itu. Apalagi sesuai hasil survey yang dilakukan oleh DPP, dua nama tersebut menduduki urutan teratas. Sementara Bambang DH jauh dibawahnya. Sementara siapa yang akan duduk di Cagub atau Cawagub menjadi kewenangan Ketua Umum DPP PDIP (Megawati Soekarnoputri,’’ tegasnya, Selasa (02/04).

Maka itu jika DPP tetap memaksakan Bambang DH sebagai Cagub atau Cawagub Jatim, maka suara PDIP dipastikan akan gembos. Mengingat hampir sebagian besar DPC di Jatim menolak dengan alasan figur Bambang DH terkesan angkuh. Disisi lain nama Bambang DH kurang mendongkrak di Jatim.

Yang pasti, lanjutnya dari hasil survey yang dilakukan DPP, hampir seluruh kader mendesak agar Cagub dan Cawagub yang diusung PDIP harus dari kader sendiri. Hal ini semata-mata untuk mendongkrak pencapaian suara PDIP dalam Pileg 2014 nanti dan Pilpres mendatang.

Ketua Bappilu DPD PDIP Jatim, Suhandoyo membenarkan jika PDIP cenderung mengusung kader sendiri dalam Pilgub Jatim 2013. Nama-nama yang muncul untuk Cagub diantaranya Said Abdullah, Buchori, Suhandoyo dan Sirmadji.

Meski awalnya nama Bambang DH sempat muncul, namun setelah ada keputusan yang bersangkutan mengundurkan diri dari pencalonan, maka otomatis nama Wawali Kota Surabaya inipun tidak masuk dalam bursa yang dicalonkan dalam Pilgub Jatim.

Terkait apakah dalam rapat pleno DPD PDIP Jatim minggu lalu sempat muncul dua nama yaitu Buchori dan Said Abdullah yang disebut-sebut kandidat kuat Cagub Jatim, Suhandoyo tidak menolak.

‘’Kemungkinan besar hal itu bisa terjadi. Mengingat dari hasil survey internal, dua nama tersebut mendapat dukungan cukup banyak. Namun untuk keputusannya tetap kami serahkan ke DPP,’’ paparnya. (aca/era)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda