Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Hari Radio Republik Indonesia (RRI) 11 September 2014 Awal Tonggak Sejarah Informasi yang Cepat & Kawah Candra Dimuka Pentingnya Informasi & Berita Secara Terus Menerus yang Sangat Berarti Buat Rakyat & Negara Indonesia dalam Membangun Ilmu Pengetahuan, Wawasan serta Kecerdasan Bangsa." ||

Lakukan Penarikan Paksa Motor, Kantor WOM Finance Dirusak Sejumlah Orang

16 Feb 2013 // 14:30 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

SURABAYA (suarakawan.com) – Lebih dari 20 orang masuk ke gedung WOM Finance di ruko Galaksi, Klampis Surabaya, Sabtu (16/02). 20 orang tersebut ketika masuk, langsung menuju lantai 3 dan merusak fasilitas peralatan kantor seperti meja dan kursi.

Kejadian ini sempat membuat pegawai ketakutan dan lari berhamburan. Usai membuat kegaduhan di lantai 3, massa kembali membuat kegaduhan di lantai 2 dan membuat ulah lagi di lantai 1. Bahkan massa juga melarang pegawai untuk bekerja.

Setelah aksi kericuhan yang berlangsung 15 menit itu, massa langsung membawa paksa seorang pegawai WOM untuk menuju jalan Jawa Surabaya, tempat gudang penyimpanan kendaraan. Dan sampai di jalan Jawa, motor yang disita pun berhasil dibawa oleh massa yang dibawa oleh pemilik kendaraan.

Benyto Elfredo, warga Tengger Kandangan Surabaya, selaku pemilik kendaraa Honda Beat nopol L 5617 Minta balik kendaraan, menjelaskan, bermula dari istrinya mengendaraai kendaraan beat yang saat itu sudah berjalan 19 tanggungan, namun sudah dibayar 15 tanggungan cicilan.

Nah, saat sampai melewati jalan Kertajaya, istri Benito didatangi 6 orang tak dikenal.

“6 orang itu membawa istri saya ke Wom, katanya disuruh tanda tangan surat tanggungan. Ternyata sampai di sana, kendaraan istri saya diminta. Dan istri saya disuruh pulang,” ujar Benyto.

Nah, beberapa hari kemudian, Benyto berniat membayar semuanya dan meminta kendaraan tersebut.

Karena sudah 3 kali datang dengan itikad baik, tetapi pihak WOM tidak ada itikad baik. Maka dari itulah hari ini datang mengobrak-abrik ruang kerja WOM dan berhasil membawa kendaraan secara paksa. Akibat aksi ini tidak ada orang yang diamankan pihak kepolisian, sebab saat kejadian, tidak ada polisi yang datang. Polisi tiba dilokasi ketika massa tersebut sudah tidak ada di tempat. (Bs/jto)

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda