Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || 21 April 2014 Merupakan Hari Kartini sebagai penghormatan atas wujud perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita. Kartini ada sebagai pahlawan, bukan dengan tindakan kekerasan, tapi tetap radikal, demi memperjuangkan kebenaran yang dipercayainya.||

Besok, Bonekmania Ngluruk Konjen Malaysia di Surabaya

30 Nov 2012 // 14:40 // OLAHRAGA, SEPAK BOLA

SURABAYA (suarakawan.com) – Penghinaan suporter Malaysia terhadap bangsa Indonesia memancing reaksi keras dari suporter bonek Surabaya. Tak ingin bangsa Indonesia dilecehkan, ratusan Bonekmania akan melakukan unjuk rasa di Konsulat Jenderal (Konjen) Malaysia di Surabaya.

Demo Bonekmania tersebut akan digelar sebelum pertandingan menentukan Tim Nasional (Timnas) Indonesia melawan Malaysia, Sabtu (01/12) besok. “Sekarang lagi kita koordinasikan dengan teman-teman, enaknya demo dimana. Kalau bisa ya di Konjen Malaysia,” kata Sekretaris Yayasan Suporter Surabaya (YSS), Sinyo Deswara kepada suarakawan.com di Surabaya, Jumat (30/11).

Seperti diketahui, saat berlangsungnya pertandingan Indonesia melawan Singapura di babak penyisihan grup turnamen Piala AFF, terdengar nyanyian tidak mengenakkan yang dilakukan suporter Malaysia. Indonesia diolok-olokkan dengan kata-kata “anjing”.

Menurut Sinyo, nyanyian suporter Malaysia tidak pantas dilakukan dalam even internasional. Nyanyian itu telah menghina suatu negara. Karena itu, harus ada tindakan dari aparat keamanan Malaysia dan panitia Piala AFF. “Kalau didiamkan, kita yang akan turun ke jalan,” tegasnya.

Sebenarnya, kata Sinyo, dia sudah berkomunikasi dengan 6 perwakilan suporter yang berada di Malaysia. Dalam pembicaraan itu, mereka mendengar nyanyian tersebut. Namun, mereka tak bisa berbuat apa-apa, karena kalah dalam jumlah suporter.

Tetapi, keenam suporter itu diminta melaporkan penghinaan suporter Malaysia itu ke panitia dan aparat keamanan setempat. Kejadian itu tak bisa dibiarkan, karena sudah mencakup harkat dan martabat bangsa dan negara.

“Ketika Kelantan FC main di Surabaya, semua bonek di Surabaya, menyambut kedatangannya dengan baik. Bonek juga memberikan dukungan penuh ketika beruji coba lawan Persebaya. Giliran tim kita ke Malaysia, disambut dengan penghinaan,” tuturnya. (Bng/era)

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda