Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Hari Radio Republik Indonesia (RRI) 11 September 2014 Awal Tonggak Sejarah Informasi yang Cepat & Kawah Candra Dimuka Pentingnya Informasi & Berita Secara Terus Menerus yang Sangat Berarti Buat Rakyat & Negara Indonesia dalam Membangun Ilmu Pengetahuan, Wawasan serta Kecerdasan Bangsa." ||

Dianggap Besar, Gubernur Akan Cek Anggaran Pilgub Jatim 2013

19 Oct 2012 // 18:14 // HEADLINE, PILGUB JATIM

SURABAYA (suarakawan.com) – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo akan mengecek anggaran Pemilihan Gubernur Pilgub Jatim 2013 yang diusulkan Desk Pilkada Pemprov Jatim. Pasalnya, anggaran yang diusulkan untuk satu putaran Pilgub Jatim 2013 yang mendekati Rp 1 Triliun itu sangat besar.

“Kalau anggaran yang diajukan Rp 900 M sampai Rp 1 T, itu khan terlalu besar. Makanya pak Gubernur akan mengecek,” kata Sekdaprov Jatim, Rasiyo kepada wartawan usai sholat Jumat di Pemprov Jatim, Jumat (19/10).

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi Desk Pilkada di Ruang Kadiri Kantor Gubernur Jalan Pahlawan, Surabaya, Senin (15/10), total anggaran Pilgub Jatim 2013 yang diajukan mencapai Rp 943 miliar. Rinciannya, KPU mengajukan anggaran Rp 646 miliar, pengamanan Polda sebesar Rp 78 miliar, TNI (Kodam V Brawijaya) sebesar Rp 13 miliar dan Banwaslu Rp 206 M.

Total anggaran Pilgub 2013 itu, tentu saja jauh lebih besdar dibanding anggaran Pilgub 2008 lalu sebesar Rp 535 miliar. Rinciannya, untuk KPU Rp 425 miliar, Panwaslu Rp 50 miliar, Polda Rp 50 miliar dan Kodam V Brawijaya Rp 10 miliar.

Anggaran sebesar itu, diakui Rasiyo, memberatkan Pemprov karena terlalu besar. Sebab, Pemprov sudah menganggarkan Rp 600 m. Besaran anggaran Pilgub Jatim 2013 ini tak beda jauh dengan anggaran Pilgub Jatim 2008 lalu. “Dari pandangan eksekutif dan legislatif pada saat itu, kita anggarkan Rp 600 m,” sergahnya.

Pihaknya bakal melakukan perbandingan dengan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Kedua provinsi itu menggelar Pilkada lebih awal dari Pilkada Jatim. Dari perbandingan itu, akan terlihat apakah anggaran Pilgub Jatim 2013 itu betul-betul sangat besar. “Ya, nanti kita bandingkan anggaran kita dengan anggaran Pilkada Jateng dan Jabar,” cetusnya.

Jika anggaran yang diajukan Desk Pilkada Jatim terlalu besar, tidak menutup kemungkinan akan dikepras. Namun, Rasiyo mengaku sampai sekarang belum tahu salah satu anggaran yang akan dikepras. “Mungkin juga transportasi,” ucapnya.

Sedangkan anggaran SKPD yang dipotong untuk keperluan Pilgub Jatim 2013, Rasiyo juga mengaku belum mikirkan itu. “Jika ada pemotongan dipastikan bukan untuk SKPD yang melayani masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan dan yang lain,” tandasnya. (Bng/jto)

 

Keterangan foto: Sekdaprov Jatim, Rasiyo. (Bng)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda