Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || 21 April 2014 Merupakan Hari Kartini sebagai penghormatan atas wujud perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita. Kartini ada sebagai pahlawan, bukan dengan tindakan kekerasan, tapi tetap radikal, demi memperjuangkan kebenaran yang dipercayainya.||

Widjojo Prihatin Dengan Terpuruknya Prestasi Petenis Junior Indonesia

09 Oct 2012 // 13:50 // ALL SPORTS, OLAHRAGA

SURABAYA (suarakawan.com) – Terpuruknya prestasi petenis junior Indonesia di berbagai turnamen junior internasional, membuat prihatin tokoh tenis Indonesia. Tak terkecuali Widjojo Soejono, penggagas turnamen tenis junior International Widjojo Soejono.

Kepada wartawan, mantan Pangdam V Brawijaya itu menyarankan PP Pelti (Persatuan Tenis Lapangan Indonesia) dan pembina tenis di daerah untuk memperhatikan pembinaan atlet-atlet usia dini. Tanpa pembinaan yang bagus, jangan harap prestasi Indonesia bisa meningkat.

“Di even internasional, prestasi tenis Indonesia tak bisa berjalan cepat. Pelti harus melakukan pembinaan terus menerus hingga melahirkan petenis yang berbobot,” kata Widjojo Soejono usai membuka kejuraaan tenis Internasional Junior ITF Piala Widjojo Soejono di lapangan Kodam V Brawijaya, Selasa (09/10).

Untuk itulah, pria yang kini sudah berusia 83 tahun itu, menggelar turnamen junior yang sekarang sudah memasuki tahun ke-31. Dari ajang ini, dia berharap bisa melahirkan atlet-atlet tenis usia dini potrnsial. Sehingga Indonesia bisa memiliki atlet berkualias pada masa mendatang.

“Harapan saya, pemain potensial diambil dan dilatih dengan bagus. Dengan demikian, kedepannya bisa jadi pemain yang berprestasi. Bisa mengharumkan bangsa Indonesia di forum internasional,” tuturnya.

Turnamen ini, tambahnya, bisa dijadikan sebagai telenscoting. Sehingga Indonesia bisa menyiapkan atlet-atlet muda. “Piala Widjojo Soejono harus terus dipertahankan. Ini bisa dijadikan sebagai pemasalan, pembibitan dan pembinaan prestasi,” tandasnya.

Kejuraan tenis Piala Widjojo Soejono 2012 ini menandingkan KU-10, KU-12, KU-14, KU-16 dan KU-18. Khusus KU-18 ini pesertanya diikuti petenis-petenis internasional. Ada sebanyak 325 petenis yang ikut ambil bagian. Mereka tersebar di 30 negara. Sebanyak 150 diantaranya adalah petenis asing. (Bng/era/jto)

Keterangan foto : Widjojo (kiri) bersama Soenarjo, pengusaha peralatan olahraga yang turut mensponsori Piala Widjojo Soejono XXXI. (Bng/era/jto)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda