Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Hari Raya Idul Fitri 1435 H / 2014 M, Cermin & Pelajaran dari Nuansa Ramadhan yang Penuh Beramal, Beribadah & Bersyukur kepada Ilahi Ya ROBBI. Serta menjadi Kodrat Manusia Hakiki, Mengasihi, Menyayangi Kepada Sesama Bukan Sebagai Ajang Pamer Kekayaan Duniawi & Kesombongan." ||

Perempuan Muda Tewas Digorok Di Apartemen Kalibata City

23 Sep 2012 // 12:35 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

JAKARTA (suarakawan.com) – Pembunuhan Sadis terjadi di Apartemen Kalibata City Tower Borneo lantai 16 CG, Pancoran Jakarta Selatan pada Minggu (23/09) dinihari.

Dari data yang diperoleh suarakawan.com korban seorang perempuan bernama Asywarah Indah Sari Eka Putri Sakti (26) ditemukan tewas dengan kondisi leher digorok di dalam kamarnya.

Pembunuhnya tak lain adalah pacar korban yakni Mirza Nurzaman (31) warga India. Namun sayang Mirza tewas menabrakan diri ke kereta api di perlintasan rel Kereta Api Rawajati, Pancoran.

Menurut Kanit Reskrim Pancoran, AKP Suroto, kasus ini terungkap ketika pacar korban yang juga pelaku pembunuhan menelepon ibu korban mengatakan bahwa pelaku telah membunuh anaknya.

“Usai mendapat telepon itu ibu korban melapor ke Polsek Pancoran. Anggota segera meluncur ke lokasi,” jelasnya kepada suarakawan.com, Minggu (23/09) siang.

Setelah, lanjutnya dicek di TKP benar telah didapati korban sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang di kasur dengan luka di bagian leher sebelah kanan dan kedua tangan bekas sayatan benda tajam selain itu juga ditemukan pisau dapur dan juga identitas korban.

Suroto menjelaskan, tak berselang lama Polsek Pancoran menerima laporan adanya orang tertabrak kereta api. “Langsung saya ke TKP. Dan ternyata identitas korban adalah Mirza Nurzaman pacar sekaligus pelaku pembunuhan perempuan di kalibata City,” sergahnya.

Saat ini kedua jenazah masih berada di kamar mayat RSCM, Jakarta Pusat untuk diotopsi.(iza/jto)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda