Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2014 Bukan Hanya Dikenang & Diperingati Apalagi Memporakporandakan melainkan Seluruh Warga Negara Indonesia Dapat Menjalankan Perjuangannya Secara Benar Nilai-Nilai Pancasila & Semua Kita Adalah Bersaudara ||

Warga Tebel Gedangan Tuntut PT Interbat Parmaceautical

16 Aug 2012 // 17:34 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

SIDOARJO (suarakawan.com) – Sedikitnya 50 orang warga desa Tebel, kecamatan Gedangan kota Sidoarjo mendatangi pabrik 0bat PT Interbat Parmaceautical, Kamis (16/08). Mereka meminta pabrik harus mau bertanggung jawab yang pernah mereka buat tentang perjanjian pernyataan atas perluasan lahan pabrik yang didirikan diatas tanah milik warga.

Kata Winarno selaku Korlap Aksi, pihak pabrik pernah memberikan janji bila tanah warga diberikan dan mau dibeli dengan harga murah, fihak pabrik akan memperkerjakan warga desa Tebel. “Kami sudah ditipu mentah-mentah oleh pihak pabrik. Dulu saat pabrik menginginkan perluasan lahan, mereka mengemis kepada kami dan berjanji akan memberikan pekerjaan pada seluruh pemuda desa. Tapi kenyataanya semuanya bohong.”

Masih kata Winarno, pihaknya akan terus meminta dan menagih janji. Bila pabrik tidak merespon, keinginan warga jangan salahkan kami untuk bertindak nekat,” imbuhnya.

Aksi demo yang dilakukan warga desa Tebel di depan pintu masuk pabrik, sempat menarik perhatian pengguna jalan. Pasalnya pabrik yang berdiri di dekat jalan Raya gedangan adalah jalan utama yang menghubungkan antara kabupaten Sidoarjo dan Surabaya. Akibatnya jalan raya tersebut sempat tersendat karena pengguna jalan yang memperlambat laju kendaraanya dan ingin melihat aksi demo warga ini.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Gedangan tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya mengawasi dan memantau jalanya aksi demo damai itu. Sambil menggelar spanduk yang bertuliskan, “Kami Butuh Kerja Bukan Dibohongi” warga ini juga menggelar orasi di depan pintu masuk pabrik. Namun sayang dari pihak pabrik belum mau menemui warga. Karena saat ini pabrik masih diliburkan. (dik/era/jto)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda