Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Hari Radio Republik Indonesia (RRI) 11 September 2014 Awal Tonggak Sejarah Informasi yang Cepat & Kawah Candra Dimuka Pentingnya Informasi & Berita Secara Terus Menerus yang Sangat Berarti Buat Rakyat & Negara Indonesia dalam Membangun Ilmu Pengetahuan, Wawasan serta Kecerdasan Bangsa." ||

Pilkada Batu

KPU Batu Datangi Polda Terkait SP3 Kasus Edy Rumpuko

27 Jul 2012 // 14:20 // HEADLINE, HUKUM, HUKUM & KRIMINALITAS

SURABAYA (suarakawan.com) – Terkait SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) yang diterbitkan oleh pihak Dit Reskrimum Polda Jatim dalam kasus dugaan ijazah palsu Walikota Batu Edy Rumpoko.Siang tadi rombongan KPU Batu mendatangi Mapolda Jatim.Informasinya,kehadiran KPU Batu ini untuk memastikan surat perintah penghentian penyidikan pada kasus ijazah palsu Edy Rumpoko.

“Kehadiran kami untuk memastikan terkait SP3 dalam kasus ini, apakah benar Polda Jatim menghentikan kasus ini. Nantinya bahan-bahan ini kami kumpulkan dulu dan akan jadi masukan tentang para calon walikota batu,” ujar Supriyanto, salah satu anggota KPU Batu yang tiba di Mapolda Jatim, Jum’at,27/7).

Ia menambahkan, dalam kunjungan yang sifatnya koordinasi saja ini, pihaknya tidak menemukan temuan baru.

“Tadi diskusi dan penjelasan terkait kasus ini, dipaparkan oleh Wadireskrimum Polda Jatim AKBP Prasetijo Utomo hampir satu jam,” ujarnya.

Supriyanto menambahkan selain Mapolda Jatim, pihaknya akan mendatangi beberapa tempat di Surabaya yang ada keterkaitan dengan dugaan ijazah palsu yang digunakan Edy Rumpoko. Beberapa tempat ini antara lain Mapolda Jatim, Diknas Surabaya dan SMP Taman Siswa.

“Cuma sekedar koordinasi saja, agar semua dapat kita pahami dengan jelas,”tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rombongan KPUD Kota Batu yang dipimpin langsung oleh Ketua KPUD Kota Batu Bagyo Prasasti Prasetyo mendatangi tiga instasi di Surabaya yakni Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Dinas Pendidikan Propinsi dan Polda Jatim untuk melakukan verifikasi berkas yang diajukan oleh Cawali Edy Rumpoko ke KPUD Kota Batu.

Bagyo mengatakan, pihaknya membicarakan pembahasan serius dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya untuk memberikan bukti kuat dan verifikasi kebenaran berkas dari Cawali Edy Rumpoko.

“Dinas Pendidikan sendiri menyatakan akan menelaah lebih detail masalah tersebut secepatnya mengingat keterbatasan waktu tahapan kami yang mepet,” jelasnya.

Sebelumnya, masih dikatakan Bagyo, pihaknya sudah melakukan verifikasi ke SMP Taman Siswa. Dalam pertemuan dengan Abdullah Kepsek Taman Siswa, pihak sekolah mengeluarkan surat keterangan yang intinya membantah bahwa surat keterangan pengganti ijazah telah dicabut.

“Dalam kajian – kajian dari berbagai sumber maka dengan terpaksa kami akan membuat kesimpulan memenuhi syarat atau tidak,” tukas Bagyo.

Selain ke dinas pendidikan, rombongan KPUD Kota Batu akan ke Polda Jatim menanyakan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari berkas yang pernah diajukan Cawali Edy Rumpoko pada tahun 2007. “Kita akan meminta SP3 asli, karena kita hanya menerima bentuk copynya,” sergahnya.

Sementara itu, Aston Tambunan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengatakan pihaknya akan menyerahkan masalah ini ke pihak sekolah. “Karena yang tahu itu pihak sekolah,” singkatnya.(Wis/jto)

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda