Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Hari Radio Republik Indonesia (RRI) 11 September 2014 Awal Tonggak Sejarah Informasi yang Cepat & Kawah Candra Dimuka Pentingnya Informasi & Berita Secara Terus Menerus yang Sangat Berarti Buat Rakyat & Negara Indonesia dalam Membangun Ilmu Pengetahuan, Wawasan serta Kecerdasan Bangsa." ||

Pemprov Jatim Punya Hotel Bekizaar

01 Jun 2012 // 19:55 // EKONOMI, HEADLINE, KORPORAT

SURABAYA (suarakawan.com) – Untuk kali pertama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memiliki hotel. Melalui PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim, perusahaan milik BUMD Provinsi Jatim telah dibangun Hotel Bekizaar, Jl Basuki Rahmat 15 Surabaya.

Jumat (01/06) siang tadi, telah dilakukan Topping of Hotel Bekizaar oleh Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Direncanakan hotel segmen bisnis ini akan dibuka (Grand Opening) pada 12 Oktober 2012, bersamaan dengan Hari Jadi Provinsi Jatim.

“Sebelum Grand Opening, kita akan melakukan soft opening Agustus. Grand Opening nanti sekaligus sebagai kado spesial bagi Hari Jadi Provinsi Jatim ke-67 pada 12 Oktober 2012,” kata Dirut PT PWU Jatim sekaligus Presdir Wira Jatim Group, Arif Afandi kepada wartawan saat acara Topping Off Hotel Bekizaar.

Hotel Bekizaar dibangun sejak Januari 2012. Dibangun diatas tanah seluas 500 m2. Hotel ini memiliki 8 lantai dari rencana semula 12 lantai. Saat ini, progress pembangunan fisik hotel yang dibangun anak perusahaan PWU Jatim, yakni Wira Jatim Group ini baru mencapai 32 persen.

Diharapkan bulan Agustus mendatang sudah soft launching. “Pembangunan hotel ini menelan biaya Rp 22 miliar tanpa menggunakan APBD Jatim. Sekitar 30-35 persen menggunakan anggaran Wira Jatim. Sisanya pinjaman dari Bank Danamon,” ujarnya.

Hingga saat ini, menurutnya, masih ada 1 aset dari 4 aset Pemprov yang belum dikelola dengan baik. Jumlah itu tidak termasuk hotel Berkizaar yang dibangun di atas tanah milik Pemprov ini.

“Dari hasil RUPS lalu tinggal satu aset yang belum digarap. Tetapi, kondisinya sudah tidak seperti sebelumnya, sudah tidak mengharapkan bantuan Pemprov lagi,” jelasnya. (Bng/era)

Keterangan foto: Arif Afandi ketika memberikan sambutan pada acara Topping Off Hotel Bekizaar. (Bng)

 

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda