Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Hari Raya Idul Fitri 1435 H / 2014 M, Cermin & Pelajaran dari Nuansa Ramadhan yang Penuh Beramal, Beribadah & Bersyukur kepada Ilahi Ya ROBBI. Serta menjadi Kodrat Manusia Hakiki, Mengasihi, Menyayangi Kepada Sesama Bukan Sebagai Ajang Pamer Kekayaan Duniawi & Kesombongan." ||

KONTES AYAM TERTAWA

Pemenang Kontes Bisa Dihargai Ratusan Juta Rupiah

13 May 2012 // 18:50 // GAYA HIDUP, HOBI & PARIWISATA

SIDOARJO (suarakawan.com) – Bagi kalangan pecinta Ayam Ketawa Sidoarjo, tak mungkin akan melewatkan even yang satu ini, khususnya bagi kalangan penghobi Ayam. Lomba Ayam Ketawa yang diadakan di alun-alun Sidoarjo, Minggu (13/05) diikuti oleh ratusan peserta. Bahkan diantara peserta, datang dari Sulawesi, Semarang, Kediri, Bandung, Madura, Jakarta, Bandung, Surabaya dan  Sidoarjo sebagai tuan rumahnya.

Ayam Ketawa, binatang unggas asli Sulawesi ini, kini semakin populer di kalangan masyarakat. Bahkan sampai pelosok Desa sekalipun.

Menurut Raden Achmad selaku juri dan panitia lomba ketika ditemui menjelaskan, lomba yang diselenggarakan ini atas permintaan masyarakat pecinta ayam, “Saya menggelar lomba ini atas permintaan komunitas pecinta ayam ketawa yang ada di Sidoarjo. Karena di Sidoarjo sendiri banyak penghobi jenis ayam ketawa ini, dan ditambah lagi dengan suaranya saat berkokok sangat unik.”

Kontes ayam ketawa yang diadakan pertama kalinya di Sidoarjo ini, dalam rangka merebut piala Bupati Cup 1, dan juga sebagai ajang uji coba geliat para penghobi ayam ketawa yang  ada di Sidoarjo.  Antusiasme para pengikut lomba sangat terlihat sekali ketika ayam peserta kontes mereka diletakan diatas tangkriangan yang dibuatkan oleh panitia. Selain bersuarakan unik, ayam-ayam ini saling bersahutan dengan lawanya ketika di atas panggung.

Dalam kontes ayam ketawa ini, dasar penilaianya berdasarkan panjangnya suara, kerapian bulu dan kesehatan ayam. “Dalam kontes kali ini saya menggolongkan ada tiga kelas. Pertama adalah kelas Dangdut, dengan kriteria suara kokokan ayam harus mencapai 8 ketukan, dilanjutkan ayam slow dengan 4 ketukan dan yang terahir adalah ayam ABG. Di kelas ABG  ini ayam yang diikutkan kontes harus berumur 4 bulan tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang, karena ayam di usia 4 bulan dia belum ada tajinya di kaki,” imbuhnya. Ayam ketawa yang mulai merangkak naik pamornya ini, juga bisa mendongkrak harga jual ayam ketika menang dari lomba. Bahkan harga mereka bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Namun untuk kali ini, dalam pemilihan pemenangnya  juri memberikan 4 kejuaraan yaitu juara 1 sampai 4 akan mendapatkan piala semua. Hal ini dilakukan agar para peserta tidak kecewa. Apalagi lomba ini baru pertama kali diadakan di ‘Kota Udang’ ini.

Even yang rencananya akan diadakan tiap satu bulan sekali di Sidoarjo ini, menciptakan fenomena tersendiri bagi pecinta ayam ketawa di kabupaten Sidoarjo. (dik/era)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda