Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Hari Raya Idul Fitri 1435 H / 2014 M, Cermin & Pelajaran dari Nuansa Ramadhan yang Penuh Beramal, Beribadah & Bersyukur kepada Ilahi Ya ROBBI. Serta menjadi Kodrat Manusia Hakiki, Mengasihi, Menyayangi Kepada Sesama Bukan Sebagai Ajang Pamer Kekayaan Duniawi & Kesombongan." ||

Warga Tutup Akses Masuk Perumahan D’Spring Of Tomorrow Taman

14 Apr 2012 // 11:28 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

SIDOARJO (suarakawan.com) – Puluhan warga Desa Kedungturi, Taman, Sidoarjo menutup akses masuk Perumahan D’Spring Of Tomorrow Taman, Sidoarjo, pada Sabtu (14/04) siang.

Aksi warga ini dipicu karena sistem drainase perumahan yang dinilai merugikan warga. Terbukti luberan saluran air perumahan yang merendam jalan desa tersebut yang merupakan jalan lalu lalang warga.

“Pihak developer harus bertanggung jawab penuh,” ujar Sandra, Korlap aksi.

Menurutnya, pihak developer sebelum melakukan pembangunan perumahan ini berjanji akan memperbaiki dan melakukan pembangunan infrastruktur akibat dari pembangunan perumahan ini.

“Tapi itu hanya janji manis saja, terbukti tak ada realisasi, namun membawa bencana bagi warga,” tambahnya.

Sampai kapan aksi penutupan ini?

Sandy menjawab aksi ini blokir jalan akses berakhir hingga pihak developer memenuhi janji – janjinya.

Akibat pemblokiran jalan akses masuk perumahan, warga penghuni perumahan tersebut tak bisa melakukan aktifitas luar apapun.

“Rencana mau ada acara keluarga di Surabaya, tapi batal karena warga desa sebelah perumahan yang menutup jalan akses masuk dan keluar perumahan,” kata penghuni yang tak mau menyebutkan namanya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Yudi selaku pengembang saat dihubungi melalui telepon mengatakan dirinya sekarang masih belum bisa datang karena ada rapat dan baru hari Senin (14/04) bisa menemui warga.

“Saya sudah titipkan uang 6 juta rupiah kepada pak kades,” demikian kata Yudi sambil menutuf teleponya.(dik/jto)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda