Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Hari Radio Republik Indonesia (RRI) 11 September 2014 Awal Tonggak Sejarah Informasi yang Cepat & Kawah Candra Dimuka Pentingnya Informasi & Berita Secara Terus Menerus yang Sangat Berarti Buat Rakyat & Negara Indonesia dalam Membangun Ilmu Pengetahuan, Wawasan serta Kecerdasan Bangsa." ||

UBAYA Gandeng Universitas Malaysia Kembangkan Green Technology

16 Mar 2012 // 20:18 // PENDIDIKAN

SURABAYA (suarakawan.com)- Universitas Surabaya menggandeng Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) untuk mengadakan riset bersama tentang green technology. Penandatanganan MOU kerjasama ini dilakukan hari ini (16/03) di Meeting Room gedung International Village Kampus Tenggilis Universitas Surabaya jl Raya Kali Rungkut Surabaya.

Green Technology adalah sebuah pengembangan dan penerapan produk, peralatan dan sistem yang digunakan untuk melestarikan lingkungan alam dan sumber daya, yang meminimalkan dan mengurangi dampak negatif dari aktivitas manusia terhadap lingkungan.

Riset Green Technology yang akan dikembangan antar dua universitas antara lain seperti green polymeric concrete yang ramah lingkungan, green chemistry untuk mengurangi racun kimia di perindustrian, pengaplikasian tenaga surya untuk sebala macam kebutuhan rumah tangga, pendaurulangan sanitasi rumah tangga.

Salah satu perwakilan dari Universiti Malaysia Perlis yang hadir dalam acara ini adalah Prof Dr Kamarudin Hussin (Rector) beserta lima perwakilan lain. Sedangakan perwakilan dari Universitas Surabaya hadir Prof. Joniarto Parung – Rector, Yunus Fransiscus Head Centre for Environmental Studies dan empat orang lainnya.

Universiti Malaysia Perlis adalah universitas negeri di Malaysia yang berdiri tahun 2001,namun sudah menduduki rangking ke 21 universitas terbaik se Asia Tenggara. Kedatangan UniMAP kali ini juga sekaligus menandatangani kerjasama untuk membuka jalur pertukaran mahasiswa khususnya fakultas teknik. Hal ini dikarenakan sebagian besar UniMAP memiliki program studi dibidang teknik.

“Dengan dibangun kerjasama ini, diharapkan mahasiswa Ubaya bisa memanfaatkan sebaik mungkin khususnya bagi mahasiswa dari jurusan teknik, baik bergabung dalam riset ataupun pertukaran pelajar selama satu semester di UniMAP,” harap Adi Tedjakusuma – Director Office of International Affairs.(din/jto)

 

keterangan Foto : perwakilan Ubaya dan Perwakilan Malaysia saat melakukan pendatangan atau kerjasama di bidang green Tecnology (din)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda