Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || "Semarak HUT RI yang ke 69 untuk Mewujudkan Cita-cita Pendiri Republik Indonesia Sesungguhnya untuk Memajukan Negara serta Rakyat Indonesia Sejahtera & Makmur BUKAN Menggerogoti aset-aset Negara & menjadi Koruptor-koruptor Negara" ||

Air Sungai Kalimas Keruh dan Berminyak Diduga Terkontaminasi Limbah

18 Nov 2011 // 01:08 // GAYA HIDUP, HEADLINE, LINGKUNGAN

SURABAYA (suarakawan.com) – Dibukanya pintu air Gubeng bukan hanya membuat ikan-ikan pada mabuk namun juga tampak jelas air sungai Kalimas tampak keruh dan berminyak.

Dugaan ini memunculkan spekulasi bahwa sungai kebanggan warga Surabaya ini, tercemar limbah yang sengaja dibuang di sepanjang daerah aliran sungai (DAS).

“Tidak mungkin hanya gara-gara rolak dibukak, ikan mabuk,” kata Zaenal, pengendara motor yang kebetulan melihat para pencari ikan di sungai tersebut.

Pernyataan Zaenal ini, diamini oleh Syukur temannya yang diketahui sebagai anggota pecinta alam (PA) sebuah perguruan tinggi swasta di kawasan Surabaya Timur bahwa dengan kondisi sungai Kalimas yang keruh dan berminyak, pemerintah Surabaya harus cermat menanggapinya.

Antara lain, masih dikatakan Syukur, dengan melakukan penelitian dampak untuk mengetahui jenis limbah apa yang terkandung dalam air. “Ini penting dan dianggap perlu karena sungai ini juga dipakai mandi orang,” tandasnya.

Bila benar tercemar, dampaknya harus diberitahukan kepada publik Surabaya sehingga tidak serta merta sembarangan menggunakan air Sungai Kalimas. “Saya harap walikota Surabaya, Ir. Tri Risma Maharani cepat menanggapi kondisi ini,” harapnya.

Sebelumnya, warga Surabaya sedang panen ikan di Kalimas yang mabuk akibat dibukanya pintu air Gubeng dan tercemarnya limbah oli.(Sk/jto)

Keterangan Foto: Para Pencari Ikan Yang Mabuk Di Sepanjang Pinggiran Kalimas.(Sk)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda