1800 Buruh Demo Tolak Eksekusi

Tidak ada komentar 13 views

ribuan buruh PT Cinderella berunjuk rasa tolak ekskusi

SURABAYA(suarakawan.com)-Lebih dari 1800 buruh PT Cindrella  yang bergerak di bidang eksport sepatu melakukan aksi unjuk rasa di depan pabriknya di jalan Tanjung Sari Surabaya. Aksi sebagai bentuk protes terhadap Pengadilan Negeri Surabaya yang akan mengeksekusi lahan yang ditempati PT Cindrella.

Aksi ini dilakukan massa dengan orasi dan membentangkan spanduk berukuran panjang yang intinya menolak adanya eksekusi atas lahan tersebut.

Menurut Marni, salah satu korlap mengatakan jika terjadi eksekusi pada tanggal 14 Juni nanti, maka dikawatirkan buruh akan menganggur karena masih banyak biaya hidup yang dibutuhkan. Apalagi para buruh ini juga tidak ada pekerjaan lain.

“Kalau kita menganggur, terus kita makan. Saya juga punya ingin anak anak saya bisa sekola,” terang Marni, Minggu (12/06).

Selain diikuti para buruh, aksi ini juga dibantu para warga Tanjung Sari karena sebagian warga anak atau isri dan suaminya juga banyak yang bekerja di PT Cindrella.

Diketahui pengadilan negeri Surabaya berencana mengekseskusi lahan yang ditempati oleh PT Cinderela karena kalah gugatan oleh sesorang bernama Moksasid Suparman. Namun PT Cinderella menolak karena di merasa mempunyai sertifikat dan kasus sengketa ini masih dalam proses Makamah Agung.(bs/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "1800 Buruh Demo Tolak Eksekusi"