16 Bandar Judi Cap Ji Kie Diburu Polda

Tidak ada komentar 7 views

SURABAYA (suarakawan.com) – Ironis, walaupun sudah tahunan beroperasi di kawasan pasar besar Batu,Malang.Namun praktek judi Cap ji kie, dikawasan tersebut seolah tidak tersentuh oleh aparat hukum setempat. Akibatnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dittreskrimum) Subdit Jatanum Unit Judi Polda Jatim turun gunung untuk melakukan pengerebekan praktek judi yang beromzet ratusan juta tersebut.

Dari pengerebekan ini,berhasil diamankan seorang bandar dan dua orang anak buahnya. Bandar judi cap ji kie yang diamankan adalah Ponari alias Mbah Pon (55) warga Batu Malang,serta dua pegawainya, Arifin,35,warga jl.Dewi Sartika,Batu,Malang dan Siswoto (46) warga Jl.Sarimun, Jun Rejo Batu, Malang.

“Kita lakukan pengerebekan setelah mendapat informasi dari masyarakat yang merasa resah atas praktek perjudian tersebut,dan hasilnya dapat kita amankan 3 pelaku,” ujar Kasubdit Jatanum Polda Jatim AKBP Anshori mendampingi Dirreskrimum Kombes Pol Agus K Sutisna, Sabtu (21/04).

Mantan Kasat Reskrim Polres Sidoarjo ini menambahkan, praktek perjudian cap ji kie ini sebenarnya dilakukan secara terang terangan,yakni di gelar tiap hari di depan teras sebuah toko yang ada di kompleks pasar Batu,mulai jam 09.00 hingga jam 16.00.

“Menurut pengakuan tersangka,omzetnya dalam sehari bisa mencapai 10 juta rupiah,sehingga sebulan bisa meraup hasil 300 juta rupiah,”ucapnya.

Modus atau cara permainan judi jenis cap ji kie ini,menurut Anshori di lakukan dengan bergiliran yang menjadi bandar sesuai dengan jadwal yang telah di sepakati.

“Kita masih melakukan pengejaran terhadap 16 bandar lainnya yang terindikasi terlibat dalam jaringan judi ini,karena praktek perjudian ini sudah berlangsung hampir 5 tahun di tempat tersebut,” ucap Anshori.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan adalah seperangkat alat permainan judi cap ji kie (meja/beberan,dua buah bola kecil,waterpass) dan uang 8 juta rupiah.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 303 KUHP,dan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengembangkan kasus ini,” ujar Kompol Farouk Afero Kanit Judi Dit Reskrimum Polda Jatim.

Sementara itu berdasarkan,data di Ditreskrimum Polda Jatim,untuk ungkap kasus judi bulan April hingga pekan ke 3,sudah mengungkap 7 kasus dengan 12 tsk. Praktek perjudian yang berhasil diungkap dari daerah Surabaya, Pasuruan, Kediri, Mojokerto dan Malang.

“Data itu khusus yang berhasil di ungkap oleh Polda saja,belum termasuk jajaran,” tambah Farouk.(Wis/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "16 Bandar Judi Cap Ji Kie Diburu Polda"