150 Warga Sakit Akibat Asap Pabrik Aspal

Tidak ada komentar 9 views

andik, salah satu korban

SURABAYA (suarakawan)-PT Sumitama Intinusa yang sejak tanggal 26 April 2011 sudah ada surat penututupan operasional oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Surabaya, ternyata sampai saat ini masih tetap beroperasi.

Dalam rekomendasi BLH Kota Surabaya, PT Sumitama Intinusa telah mengakibatkan dampak lingkungan yang kritis. Karena sudah mengkibatkan penyakit terhadap masyarakat sekitar.

Informasinya, sekitar 150 warga sudah terkena penyakit dalam seperti paru-paru dan kanker. Sehingga warga mengobati penyakit ini dengan biaya sendiri.

“Saya tervonis paru-paru saya sudah berlubang dan selama 5 tahun saya berhutang untuk mengobati penyakit ini,” ujar Andik warga RW 08, Kel Morokrembangan, Kec Krembangan, Kota Surabaya.

Perlu diketahui, PT Sumitama Intinusa  bergerak di bidang pengolahan aspal yang terletak di Jalan Morokrembangan Pintu Air, telah melanggar AMDAL dan kejahatan Lingkungan dengan membuat cerobong asap pengolahan Aspal kearah pemukiman warga.(Jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "150 Warga Sakit Akibat Asap Pabrik Aspal"