Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2013, bukan sebagai tindakan seremonial dan pembohongan kepada rakyat melainkan wujud nyata menjalankan amanah negara Republik Indonesia untuk makmur & sejahtera sesuai konstitusi|| Media Online "suarakawan.com" kini sudah tersedia dalam versi mobile

DUGAAN PENYELEWENGAN DANA PASAR SURYA: Samba Masih Menunggu Hasil Audit Tim Independen

SURABAYA (suarakawan.com) – Kabar mengenai dugaan penyelewengan dana ratusan juta rupiah yang dilakukan staf ahli Walikota Don Rozano yang dengan alasan diperintah Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Disanggah oleh Samba Perwira Jaya Ketua Bawas PD Pasar Surya.

Menurutnya, kalau memang ada uang keluar untuk pihak lain maka ada ketidakberesan manajemen di PD Pasar Surya dan ini harus diketahui Badan Pengawas PD Pasar Surya.

“Saya tidak tahu pasti tentang keluarnya uang ratusan juta rupiah yang diminta satu diantara staf ahli Walikota Surabaya,” katanya saat dihubungi suarakawan.com, beberapa saat lalu, Selasa (13/03).

Ia menjelaskan, untuk apa uang itu dan berapa jumlah pastinya dia belum tahu, karena harus menunggu hasil audit independen untuk memastikan dugaan penyelewengan itu.

Saat disinggung mengenai ancaman Samba yang akan memidanakan Don Rozano jika tidak mengembalikan uang yang diambil, Dia membantahnya dengan tegas.

“Info darimana itu mas,” kelit dia.

Apakah Don sanggup mengembalikan?

Sambah mengatakan akan menunggu hasil audit dari tim Independen.

Sekedar diketahui, Bambang DH Wawali Surabaya saat dikonfirmasi mengatakan dia sudah mendengar tentang kabar tersebut, namun dia tak membeberkan secara detail, tetapi dia yakin Badan Pengawas PD Pasar mengetahui dengan jelas.

“Saran saya Badan Pengawas PD Pasar Surya membuka secara blak – blakan dan tak perlu ditutupi, karena ini badan usaha milik daerah yang harus dipertanggung jawabkan ke publik,” demikian kata Bambang DH, beberapa saat lalu di Surabaya, Senin (12/03) malam.(jto)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda