12 Designer Mewakili IFF 2013

Tidak ada komentar 12 views

JAKARTA (suarakawan.com) – Dian Pelangi, salah satu designer pakaian ternama akan mengikuti Program Indonesia Fashion Forward (IFF) 2013.

Dalam acara ini akan melibatkan 12 desainer dan label lokal yang akan mendapat dukungan langsung dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sehingga, total ada 20 desainer di bawah IFF, ditambah dengan 8 desainer tahun sebelumnya.

“Kami sangat mendukung dengan apa yang sudah dilakukan oleh para desainer ini untuk dapat maju dan dikenal dunia,” ujar Mari Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pada acara Konferensi Pers Kemenparekraf di JFW 2014, Sabtu (19/10).

Kedua belas desainer yang akan mewakili IFF dalam ajang Jakarta Fashion Week 2014 ini adalah Tex Savario, Toton, Friederich Herman, Vinora Ng, Batik Chic, La Spina, Nur Zahra, Jenahara, Dian Pelangi, 8eri, Monday to Sunday, dan Nefertiti.

“Kami (Kemenparekraf) berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini dan melakukan pengembangan untuknya,” tutur Mari Elka.

Tahun kedua penyelenggaraan IFF juga menandakan kemajuan yang telah dicapai oleh industri fashion negeri. Kesuksesan para desainer pun mendapat apresiasi yang tinggi dari kalangan mancanegara.

“Industri fashion merupakan sektor kedua terbesar industri kreatif dengan menyerap kurang lebih setidaknya tiga juta tenaga kerja,” ungkap Mari.

Ia menambahkan bahwa nilai ekspor produksi fashion terus mengalami peningkatan akibat dari terus bertumbuhnya kelas masyarakat menengah. Oleh karena itu, hal yang berhubungan dengan kemajuan dunia fashion Indonesia harus diperhatikan.

Apalagi dengan tampilnya 4 desainer Indonesia di Paris Fashion Week lalu makin mengangkat dunia fashion Indonesia ke mata internasional.

Selain Kemenparekraf, para desainer IFF akan mendapatkan dukungan para pakar dari Center for Fashion Enterprise (CFE) asal London, Inggris.

CFE adalah lembaga pengembangan bisnis yang melakukan inkubasi dan mendukung pengembangan label maupun desainer baru di sektor fashion Inggris. Sepanjang tahun, para pakar fashion tersebut membimbing para desainer dan berbagai strategi mengembangkan label fashion.

Meski demikian, ujian yang tak kalah pentingnya bagi para peserta Indonesia Fashion Forward adalah keberhasilan mereka menarik minat dari para pembeli (buyers) lokal dan internasional.

“Harapan kami bukan saja mereka mampu menciptakan desain-desain yang kreatif, namun mereka juga dapat mengembangkan jaringan bisnis dengan produk mereka,” ujar Mari.

Nantinya, kesuksesan para desainer Indonesia Fashion Forward akan menjadi catatan penting dalam sejarah perkembangan industri fashion Indonesia.

JFW sejak beberapa tahun terakhir menghadirkan program Indonesia Fashion Forward (IFF). Yakni kolaborasi antara Jakarta Fashion Week, British Council, dan Center of Fashion Entreprise serta didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Program ini mengantar para desainer terpilih untuk merambah pasar internasional. (ang1/era)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "12 Designer Mewakili IFF 2013"