Polda Bekuk Pemalsu STNK dan Upal

Tidak ada komentar 16 views

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Rahmat Mulyana menunjukkan BB BPKB,STNK,Upal Palsu

SURABAYA (suarakawan.com)-Jajaran Ditreskrimum Polda Jatim kembali menunjukkan prestasinya.Walaupun organisasi baru, namun sudah berhasil mengungkap kasus-kasus menonjol. Sindikat pemalsu dokumen Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKP) dan uang palsu (Upal) berhasil diungkap.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Rachmat Mulyana pengungkapan kasus tersebut berawal dari penangkapan tersangka Subaidi (43) warga Panarukan Situbondo, di Jl Mayjend Sungkono pada 24 Mei lalu. Ia ditangkap saat menggadaikan mobil Honda odyssey warna silver dengan nopol L 1346 GM dengan STNK dan BPKB palsu pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Citra Abadi Jl Kalijaten no 82 Taman Sidoarjo.

Dari penangkapan ini, polisi kemudian melakukan pengembangan penyelidikan dan berhasil mengungkap asal muasal dokumen palsu tersebut. Tersangka mengaku mendapatkan dokumen palsu tersebut dari tersangka Ramli (44) warga  Bangkalan dengan harga Rp 7 juta perdokumennya.

“Tersangka Subaidi mengaku memesan dokumen pada makelarnya bernama Ramli seharga Rp 7 juta per dokumen. Dari pengembangan penyelidikan, tersangka Ramli ternyata memperoleh dokumen palsu tersebut dari tersangka Affandi  warga Kraksaan Probolinggo seharga Rp 4 juta. Affandi sendiri, ternyata juga hanya makelar. Ia mendapatkan dokumen palsu tersebut dari tersangka NA yang kini masih buron dengan harga Rp 3,5 juta,” ujar Kabid Humas,Jum’at(17/6) di Mapolda Jatim.

Sementara itu menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim Kombes Pol Agus K Sutisna, setelah mengungkap sindikat dokumen palsu tersebut, ternyata jajaran yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Resmob Polda Jatim AKBP Iskandar ini, juga menguak keterlibatan sindikat uang palsu yang dikomandoi oleh MUG (DPO). Hal ini diketahui, setelah tersangka Ramli ternyata juga memperjualbelikan upal yang didapatnya dari MUG.

Jual beli upal tersebut, ternyata melibatkan tersangka lain, yakni M Toha warga Kepuh Teluk Kec Tambak Gresik. Ia merupakan bagian dari jaringan pengedar upal yang selama ini beroperasi di wilayah Surabaya. “Ramli ini, selain makelar dokumen palsu, ternyata juga pengedar Upal. Ia memiliki anak buak bernama M Toha, yang khusus mengedarkan Upal dengan pecahan Rp 100 ribu di Surabaya dan sekitarnya. Transaksinya 1 banding 2, artinya uang Rp 100 ribu dijual Rp 50 ribu,” ujarnya.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya  4 unit mobil dengan merek Honda Odyssey, Toyota Inova, Suzuki Grand Vitara dan Honda CRV serta 6 buku BPKB palsu.

Sedangkan dari jaringan sindikat uang kertas palsu, Resmob Polda Jatim berhasil menyita barang bukti senilai Rp 100 ribuan sebanyak 61 lembar atau Rp 6,1 juta.

“Tersangka masih di periksa secara intensif untuk mengembanhkan kasus tersebut, karena dua sindikat satu jaringan ini beroperasi sudah cukup lama. Jadi, ini pasti melibatkan tersangka  yang lain juga,” tukas AKBP Iskandar menambahi. (wis/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polda Bekuk Pemalsu STNK dan Upal"