Polda Periksa 13 Saksi Terkait Dugaan Korupsi LCD DPRD Jatim

kabid humas polda jatim kombespol Rahmad Mulyana

SURABAYA (suarakawan.com)-Terkait kasus dugaan dugaan mark up anggaran pembelian LCD dan Audio untuk DPRD Jatim, pihak Polda Jatim unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)  telah meminta keterangan  13 orang yang dianggap mengetahui proses lelang peralatan yang bernilai ratusan juta tersebut.

“Sudah ada 13 orang yang kita klarifikasi. Mereka diperiksa karena dianggap mengerti atas proses pengadaan barang tersebut,” ujar  Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Rachmat Mulyana,Kamis(16/06).

Mantan Kapolres Pacitan ini menambahkan  ke 13 orang yang sudah diperiksa ini, terdiri dari staff Sekretariat DPRD Jatim, dan panitia lelang. Namun, ia masih enggan menjelaskan secara detail nama maupun jabatan mereka yang sudah dimintai keterangan oleh pihaknya.

“Sabar dululah, ini kan masih proses penyelidikan. Mereka kita klarifikasi dalam rangka untuk mengumpulkan keterangan atas kasus tersebut,” ungkapnya.

Dikonfirmasi mengenai target waktu pengungkapan kasus tersebut, ia menyatakan akan menyerahkan sepenuhnya pada pihak penyidik.Menurutnya, dalam pengungkapan kasus korupsi pihaknya tidak ingin terburu waktu. Untuk itu, tidak ada batasan waktu, selama penyelidikan yang dilakukan sesuai dengan prosedur. (wis/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Polda Periksa 13 Saksi Terkait Dugaan Korupsi LCD DPRD Jatim"